24 Pelajar di Cimahi Diduga Keracunan Usai Konsumsi Makanan Program MBG, Pemkot Lakukan Investigasi

PASUNDANEKSPRES.ID – Sebanyak 24 pelajar dari sejumlah sekolah di Kota Cimahi harus menjalani perawatan medis setelah diduga mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Informasi tersebut dikonfirmasi Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia, yang langsung mendatangi rumah sakit untuk memantau kondisi para siswa sekaligus memastikan kebenaran laporan yang beredar.
Adhitia menjelaskan, para siswa yang dirawat berasal dari TK PGRI, TK Kartika, SDN Cimahi Mandiri 4, SDN Karangmekar Mandiri 1, dan SMPN 6 Cimahi.
Berdasarkan data sementara, sebagian besar siswa menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Cimahi.
“Data sementara mencatat 20 siswa dirawat di RSUD Cibabat, tiga siswa di RS Mitra Kasih, dan satu siswa di RS Dustira,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres, Rabu (27/2/2026).
Para siswa dilaporkan mengalami gejala seperti mual, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan melalui program MBG.
Pemerintah Kota Cimahi segera mengambil langkah penanganan dengan mengamankan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab kejadian tersebut. Sampel tersebut telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Proses penyelidikan dilakukan sesuai prosedur. Sampel sudah dibawa untuk diuji, dan saat ini fokus utama kami adalah memastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan optimal,” kata Adhitia.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Cimahi juga membuka posko penanganan darurat di RSUD Cibabat guna memudahkan koordinasi apabila terdapat tambahan pasien dengan gejala serupa. Selain itu, skema rujukan ke fasilitas kesehatan lain telah disiapkan untuk menghindari penumpukan pasien.
“Kami terus melakukan observasi. Jika terjadi lonjakan, pasien akan dialihkan ke rumah sakit lain,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi para siswa masih dalam pengawasan tim medis, dan sebagian di antaranya dilaporkan mulai menunjukkan perbaikan.
Pemerintah Kota Cimahi menegaskan akan bersikap transparan menunggu hasil uji laboratorium, sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG guna mencegah kejadian serupa terulang.
