Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BBPOM Bandung Pastikan Jajanan Takjil di Alun-alun Lembang Aman

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|07:05 WIB
Bagikan:
BBPOM Bandung Pastikan Jajanan Takjil di Alun-alun Lembang Aman
UJI SAMPEL: Petugas BBPOM saat melakukan pengujian sampel jajanan takjil di Alun-alun Lembang, Bandung Barat. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung melakukan uji cepat terhadap 14 sampel takjil yang dijajakan di kawasan Alun-alun Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (2/3/2026).

Pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual pedagang selama Ramadhan aman dikonsumsi serta terbebas dari kandungan zat berbahaya seperti formalin, boraks, serta pewarna tekstil berbahaya.

Kepala BBPOM Bandung, I Made Bagus Gerametta, menjelaskan bahwa uji cepat dilakukan secara acak terhadap sejumlah jajanan yang banyak diminati masyarakat. Sampel yang diperiksa di antaranya tahu goreng, cilor, bakso goreng, sosis goreng, cakue, saus, hingga es campur. "Kami melakukan pengujian terhadap 14 sampel takjil yang diambil langsung dari pedagang. Parameter yang kami periksa meliputi formalin, boraks, serta pewarna berbahaya seperti rhodamin B dan methanil yellow. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan memenuhi syarat dan tidak terdeteksi mengandung bahan berbahaya," ujarnya di Lembang, Senin (2/3/2026).

Ia mengatakan, pengawasan pangan selama Ramadhan menjadi agenda rutin BBPOM karena meningkatnya aktivitas jual beli makanan siap saji di ruang publik. Kondisi tersebut dinilai berpotensi dimanfaatkan oleh oknum pedagang yang tidak bertanggung jawab. "Ramadhan menjadi momen meningkatnya konsumsi pangan siap saji. Karena itu, kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sejauh ini belum ditemukan adanya penggunaan formalin maupun boraks pada sampel yang diuji di lokasi ini," katanya.

Lebih lanjut, I Made Bagus mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan cermat dalam memilih makanan berbuka puasa. Ia menyarankan masyarakat memperhatikan tampilan, warna, aroma, hingga daya tahan makanan sebelum membeli. "Masyarakat perlu lebih teliti. Hindari makanan yang warnanya terlalu mencolok atau tidak wajar, misalnya merah yang sangat terang, karena bisa saja menggunakan pewarna tekstil. Selain itu, makanan yang tampak terlalu awet atau tidak mudah basi juga patut dicurigai karena berpotensi mengandung formalin," jelasnya.

Ia menegaskan, penggunaan formalin dalam pangan sangat dilarang karena membahayakan kesehatan. Dalam jangka pendek, formalin dapat menyebabkan iritasi, mual, muntah, hingga keracunan. Sementara dalam jangka panjang, paparan berulang berisiko memicu gangguan organ hingga kanker. "Formalin sejatinya digunakan sebagai pengawet mayat dan bahan industri, bukan untuk pangan. Jika dikonsumsi terus-menerus, dampaknya bisa sangat serius, mulai dari gangguan kesehatan hingga risiko kanker. Karena itu kami terus mengingatkan pedagang untuk tidak menggunakan bahan berbahaya dalam produk yang dijual," tandasnya.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle53 menit lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional58 menit lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle1 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle2 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle2 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional2 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional3 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional3 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline3 jam lalu
BBPOM Bandung Pastikan Jajanan Takjil di Alun-alun Lembang Aman | Pasundan Ekspres