Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kemensos Bakal Terlibat Proses Rehabilitasi dan Rekontruksi Pasca Bencana Longsor Pasirlangu

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|17:26 WIB
Bagikan:
Kemensos Bakal Terlibat Proses Rehabilitasi dan Rekontruksi Pasca Bencana Longsor Pasirlangu
MENINJAU: Wakil Mentri Sosial RI, Agus Jabo Priyono saat meninjau lokasi longsor Desa pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat.

BANDUNG BARAT - Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) menegaskan kesiapannya untuk terlibat langsung dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, mengatakan bahwa upaya pemulihan akan dilakukan secara bertahap setelah masa tanggap darurat dinyatakan berakhir. Proses tersebut diawali dengan evaluasi dan asesmen oleh pemerintah daerah.

"Setelah tanggap darurat selesai, pemerintah kabupaten akan melakukan evaluasi dan assessment sebagai dasar rehabilitasi dan rekonstruksi," ujar Agus saat meninjau Posko Bencana Cisarua, Jumat (6/2/2026).

Hasil asesmen tersebut akan menjadi acuan dalam menentukan kebutuhan hunian warga, infrastruktur dasar, serta fasilitas pendukung lainnya. Jika anggaran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat belum mencukupi, penanganan akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga pemerintah pusat.

Menurut Agus, tahap rehabilitasi tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah, tetapi juga mencakup penataan lingkungan dan infrastruktur penunjang kehidupan masyarakat.

"Lokasi hunian, akses jalan, listrik, hingga jaringan air akan dikaji secara menyeluruh, termasuk kemungkinan relokasi," jelasnya.

Kemensos juga memastikan pendampingan bagi warga terdampak tidak berhenti pada masa darurat. Bantuan akan terus diberikan hingga masyarakat dapat menempati hunian tetap, termasuk dukungan kebutuhan rumah tangga.

"Setelah rehabilitasi dan rekonstruksi, kami tetap mendampingi masyarakat melalui bantuan pengisian rumah dan kebutuhan pokok," tambah Agus.

Di sisi lain, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama selama musim hujan yang berlangsung hingga April. Kewaspadaan dan respons cepat dinilai penting untuk mengurangi risiko.

"Kita harus meningkatkan kesiapsiagaan. Jika muncul tanda-tanda bahaya, masyarakat harus segera menjauh dari area rawan," tegasnya.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional2 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional2 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional2 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang4 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat4 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang4 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle5 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle6 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle7 jam lalu