Muncul Aliran Sungai Baru di Bekas Lokasi Longsor Cisarua Bandung Barat

PASUNDANEKSPRES.ID - Bencana longsor yang terjadi pada (24/1/2026) meratakan tiga kampung di Desa pasirlangu, Kecamata Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Bencana Longsor tersebut menyebabkan puluhan Rumah rata dan nyawa melayang akibat tertimbun oleh tanah, lumpur dan bebatuan yang meluncur dari kaki gunung burangrang.
Satu bulan lebih pasca longsor kini pemukiman di Kampung Pasirkuda, Kampung Pasirkuning, dan Kampung Babakan berubah menjadi hamparan tanah. Sementara itu di beberapa titik longsor terdapat juga bongkahan batu besar. Disana juga muncul aliran sungai kecil yang menurut warga sebelumnya tidak ada.
Sungai terbebut memiliki debit air yang tak terlalu tinggi, alirannya pun tak deras namun airnya sangat jernih. "Sebelum terjadi longsor gak ada sungai ini. Sekarang justru ada, bingung saya juga," ujar Iman salah seorang warga saat ditemui, Senin (2/3/2026).
Sungai kecil tersebut mengalir ditengah hamparan tanah longsor. Adapun hulu sungai diduga kuat berasal dari atas kaki gunung Burangrang yang menjadi penyebab longsor yang mengubur permukiman warga.
Selain aliran sungai yang tiba-tiba muncul, di bekas longsoran juga terdapat mahkota-mahkota bunga yang ditabur. Bahkan terdapat nisan yang sengaja di pasang warga bertuliskan nama anggota keluarga yang belu ditemukan. "Ada nisan dari anggota keluarga yang belum ditemukan, masih ada yang datang kesini untuk mendoakan, tapi semua sudah ikhlas," kata iman. (ijr/sep)
