Padi Hasil Panen Petani di Kampung Babakan Cianjur, Raib Digondol Maling

PASUNDANEKSPRES.ID - Jerih payah petani selama berbulan-bulan seolah lenyap dalam semalam. Padi hasil panen yang dijemur di area persawahan di Kampung Babakan Cianjur, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, raib digondol pencuri pada Minggu (26/4/2026) dini hari.
Peristiwa ini tak hanya meninggalkan kerugian materi, tetapi juga menyisakan kekecewaan mendalam bagi para petani yang menggantungkan harapan dari musim panen tersebut.
Salah satu korban, Oka Sukmana, warga Kampung Babakan Cianjur menuturkan bahwa padi yang hilang sebelumnya telah dijemur selama dua hari setelah dipanen. "Kejadiannya Sabtu malam. Habis panen, padi dijemur dua hari. Rencananya Minggu pagi mau diangkut, tapi ternyata sudah habis diambil pencuri," ujar Oka.
Oka bersama rekannya, Amad, menggarap lahan seluas sekitar 700 meter persegi. Sebagian hasil panen memang telah diamankan ke rumah, namun lima hingga tujuh karung padi masih dijemur di sawah saat kejadian. "Total yang hilang sekitar 5 sampai 7 karung. Itu punya saya dan Abah Amad. Ada juga bagian untuk Abah Uu dan Pak Beben yang ikut membantu panen," katanya.
Padi tersebut merupakan hasil kerja keras selama kurang lebih tiga bulan, sejak masa tanam hingga panen. Kini, hasil yang seharusnya menjadi penopang kebutuhan justru hilang begitu saja.
Kerugian Petani di Kampung Babakan Cianjur Sekitar Rp5 Juta
Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta. "Dengan harga sekarang, jelas kerugian terasa. Kira-kira sekitar Rp5 juta," tambahnya.
Meski terpukul, Oka dan Amad memilih mengikhlaskan kejadian tersebut. Namun, perasaan kehilangan tetap membekas, terlebih ini merupakan kejadian pertama yang mereka alami di area persawahan tersebut.
Peristiwa ini pun sempat viral di media sosial dan mengundang simpati dari warganet. Berdasarkan keterangan warga, pencurian diduga terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku disebut menggunakan mobil pikap bak terbuka untuk mengangkut padi dalam jumlah besar. "Iya, katanya pakai mobil pikap. Muatannya sampai penuh, mungkin sekitar 5 kuintal," pungkasnya.(ijr/sep)
