Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Padi Hasil Panen Petani di Kampung Babakan Cianjur, Raib Digondol Maling

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|09:34 WIB
Bagikan:
Padi Hasil Panen Petani di Kampung Babakan Cianjur, Raib Digondol Maling
PASRAH: Seorang petani korban nampak pasrah padi hasil panennya yang dijemur di sawah habis hilang digondol maling. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Jerih payah petani selama berbulan-bulan seolah lenyap dalam semalam. Padi hasil panen yang dijemur di area persawahan di Kampung Babakan Cianjur, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, raib digondol pencuri pada Minggu (26/4/2026) dini hari.

Peristiwa ini tak hanya meninggalkan kerugian materi, tetapi juga menyisakan kekecewaan mendalam bagi para petani yang menggantungkan harapan dari musim panen tersebut.

Salah satu korban, Oka Sukmana, warga Kampung Babakan Cianjur menuturkan bahwa padi yang hilang sebelumnya telah dijemur selama dua hari setelah dipanen. "Kejadiannya Sabtu malam. Habis panen, padi dijemur dua hari. Rencananya Minggu pagi mau diangkut, tapi ternyata sudah habis diambil pencuri," ujar Oka.

Oka bersama rekannya, Amad, menggarap lahan seluas sekitar 700 meter persegi. Sebagian hasil panen memang telah diamankan ke rumah, namun lima hingga tujuh karung padi masih dijemur di sawah saat kejadian. "Total yang hilang sekitar 5 sampai 7 karung. Itu punya saya dan Abah Amad. Ada juga bagian untuk Abah Uu dan Pak Beben yang ikut membantu panen," katanya.

Padi tersebut merupakan hasil kerja keras selama kurang lebih tiga bulan, sejak masa tanam hingga panen. Kini, hasil yang seharusnya menjadi penopang kebutuhan justru hilang begitu saja.

Kerugian Petani di Kampung Babakan Cianjur Sekitar Rp5 Juta

Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta. "Dengan harga sekarang, jelas kerugian terasa. Kira-kira sekitar Rp5 juta," tambahnya.

Meski terpukul, Oka dan Amad memilih mengikhlaskan kejadian tersebut. Namun, perasaan kehilangan tetap membekas, terlebih ini merupakan kejadian pertama yang mereka alami di area persawahan tersebut.

Peristiwa ini pun sempat viral di media sosial dan mengundang simpati dari warganet. Berdasarkan keterangan warga, pencurian diduga terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku disebut menggunakan mobil pikap bak terbuka untuk mengangkut padi dalam jumlah besar. "Iya, katanya pakai mobil pikap. Muatannya sampai penuh, mungkin sekitar 5 kuintal," pungkasnya.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Subang34 menit lalu
Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional10 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional11 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang12 jam lalu
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang12 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle12 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang12 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang12 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional12 jam lalu