Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pilih Batasi Aktivitas Malam: Warga Resah Teror Rampok Berkedok Pocong

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|09:41 WIB
Bagikan:
Pilih Batasi Aktivitas Malam: Warga Resah Teror Rampok Berkedok Pocong
TEROR POCONG: Sosok menyerupai pocong yang disebut membawa senjata tajam jenis golok dikabarkan muncul di wilayah Babakan Garut, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah. IJANG SAMSU RIJAL/PASUNDAN EKSPRES

BANDUNG BARAT- Isu teror rampok berkedok pocong viral di berbagai platform media sosial dan membuat warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) resah. Sosok menyerupai pocong yang disebut membawa senjata tajam jenis golok dikabarkan muncul di wilayah Babakan Garut, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah.

Warga Resah Teror Rampok Berkedok Pocong

Informasi tersebut ramai diperbincangkan setelah unggahan akun Facebook Baraya Padalarang menyebar luas di media sosial pada Minggu (24/5/2026). Dalam unggahan itu disebutkan adanya dugaan pelaku perampokan yang menggunakan modus menyamar sebagai pocong untuk menakut-nakuti warga sebelum mengancam menggunakan senjata tajam dan mengambil barang berharga milik korban.

Unggahan lain dari akun @Amoyy Oktavianti juga turut memperkuat keresahan warga. Dalam pesannya, masyarakat diimbau lebih waspada apabila ada orang yang menggedor pintu rumah pada malam hari. "Kade hati hati ah ayeuna mah mun aya nu gedor gedor teh begal menyerupai pocong tos dugi ka Bandung Barat," tulis unggahan tersebut.

Sejak beredar, postingan itu telah ditonton ribuan kali dan menuai puluhan komentar dari warganet. Isu serupa bahkan mulai menyebar ke sejumlah wilayah lain di Bandung Barat melalui grup WhatsApp, Facebook, Instagram hingga TikTok.
Kondisi itu membuat sebagian warga, khususnya di wilayah Padalarang dan sekitarnya, merasa khawatir. Banyak warga mengaku takut keluar rumah pada malam hari karena isu tersebut terus menjadi perbincangan. "Warga jadi takut karena isu soal pocong mengetuk pintu itu sudah menyebar ke mana-mana lewat WhatsApp dan media sosial," ujar Cecep, warga Sukamulya Padalarang.

Menurut warga, kabar mengenai sosok menyerupai pocong yang mengetuk pintu rumah mulai ramai dibicarakan dalam beberapa hari terakhir. Meski belum ada bukti pasti terkait kebenaran informasi tersebut, keresahan di tengah masyarakat terus meningkat.
Sebagian warga memilih membatasi aktivitas malam hari dan meminta anak-anak mereka tidak bermain di luar rumah selepas magrib. Warga pun berharap aparat desa, tokoh masyarakat hingga pihak keamanan segera memberikan penjelasan agar situasi tetap kondusif. "Kami berharap aparat lebih rutin ronda supaya warga tenang. Kalau memang isu itu tidak benar, sebaiknya segera ada klarifikasi agar masyarakat tidak terus resah," kata Sisil, warga lainnya.

Selain meminta peningkatan ronda malam, masyarakat juga mengimbau agar penyebaran informasi di media sosial dilakukan secara bijak dan tidak langsung mempercayai kabar yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai isu teror rampok berkedok pocong tersebut.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline1 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat2 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta2 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle3 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang3 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta3 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta3 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang3 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang4 jam lalu