Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Puluhan SPPG di Bandung Barat Masih Belum Kantongi SLHS, Dinkes Percepat Proses Penerbitan Sertifikat

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|08:54 WIB
Bagikan:
Puluhan SPPG di Bandung Barat Masih Belum Kantongi SLHS, Dinkes Percepat Proses Penerbitan Sertifikat
SPPG: Salah satu SPPG di Bandung Barat yang belum mengantongi SLHS dari Dinas Kesehatan. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat yang sebelumnya menergetkan 91 Satuan Pelayanan Pemenuhan Giji (SPPG) mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) hingga akhir oktober 2025. Namun hingga pertengahan November 2025 baru 36 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah mengantongi sertifikat Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). "Jadi saat ini dari 122 yang mengajukan, yang baru keluar 36 sertifikat SLHS, 8 lagi mau progres," ujar Plt Kadinkes KBB, Lia N Sukandar saat dikonfirmasi, Selasa (11/11/2025).

Lia mengatakan, masih banyaknya SPPG di Bandung Barat yang belum mengantongi sertifikat SLHS dikarenakan belum lolos berbagai tahapan pemeriksaan yang disyaratkan. Padahal, pihaknya sudah berupaya untuk mempercepat proses penerbitan sertifikat tersebut. "Kan ada yang sudah mengajukan nilainya masih kurang, kemudian hasil laboratorium kita percepatan ternyata ada yang belum keluar. Kemudian ada perbaikan-perbaikan. Jadi kita enggak ngasal meski ada percepatan. Kita melihat dulu," kata Lia.

Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi SPPG agar sertifikat SLHS itu bisa diterbitkan. Seperti hasil inspeksi lingkungan (IKL), sertifikat keamanan pangan siap saji bagi pengelola, penjamah makanan bersertifikat hingga hasil laboratorium memenuhi syarat Ecoli, Borax, formalin, rdohamine B, dan methanil yellow negatif. "Bisa keluar SLHS itu tentu ada syarat IKL oleh Puskesmas dengan lintas sektor mereka datang melihat SPPG layak tidak, ada izin tidak bangunannya. Kemudian SPPL dan IPAL. Setelah itu menggunukan sampel ke laboratorium kita, ada sampel, air alat makanan, alat dapur sama usap dubur," kata Lia.

Lia melanjutkan, sertifikat SLHS itu merupakan upaya dari pemerintah untuk mencegah terjadinya keracunan usai mengkonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebab, sertifikat itu menandakan bahwa SPPG itu sudah melalui tahapan pengecekan dan pemeriksaan. Bahkan sudah melewati uji laboratorium.

Seperti diketahui l, rentetan peristiwa keracunan massal terjadi di Bandung Barat di periode September dan Oktober 2025. Dari mulai kejadian di Cipongkor, Cihampelas, Cisarua, Padalarang hingga Lembang. Dinkes KBB mencatat ada 2.110 pelajar, ibu hamil dan ibu menyusui yang tumbang karena keracunan usai mengkonsumsi MBG. "Setidaknya kalau sudah melakukan proses tadi (SLHS) tentunya mereka akan lebih aware dan mencegah terjadinya keracunan pangan," kata dia.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline5 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat6 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta6 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle7 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang7 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta7 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta7 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang7 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang7 jam lalu
Puluhan SPPG di Bandung Barat Masih Belum Kantongi SLHS, Dinkes Percepat Proses Penerbitan Sertifikat | Pasundan Ekspres