Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

25 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Subang Sudah Beroperasi

M
Muhammad FaisalEditor: Yusup Suparman
|09:12 WIB
Bagikan:
25 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Subang Sudah Beroperasi
KOPERASI MERAH PUTIH: Kepala Bidang Koperasi DKUPP Subang, Deden Almansyur bersama jurnalis Muhammad Faisal membahas perkembangan Koperasi Merah Putih dalam program Bincang-bincang Pasundan. Andri Gunawan/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID – Sebanyak 25 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Subang telah mulai beroperasi. Jumlah itu masih jauh dibandingkan total koperasi yang telah dibentuk dan mengantongi badan hukum.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan (DKUPP) Subang, Deden Almansyur, mengatakan hingga kini pemerintah daerah telah membentuk 253 KDKMP. Namun, sampai akhir 2025, baru 25 koperasi yang benar-benar berjalan.

“Meski baru 25 koperasi yang beroperasi, ini menjadi kebanggaan bagi kami. Tanpa sarana dan permodalan, dengan pola pikir wirausaha mereka sudah berjalan dan berkembang,” kata Deden dalam podcast di kanal YouTube Pasundan Ekspres TV bertajuk Kupas Koperasi Desa Merah Putih di Subang.

Ia menyebut, sejumlah KDKMP yang sudah aktif antara lain berada di Tanjungwangi, Cidadap, Cidahu, Bongas, Karangmukti, dan Cipeundeuy. Model bisnis yang dijalankan beragam, mulai dari usaha pupuk, konveksi, sembako, pertanian, hingga kerja sama dengan SPPG untuk program Makan Bergizi Gratis.

Deden mengakui adanya kesenjangan antara jumlah koperasi yang dibentuk dan yang telah beroperasi menunjukkan masih adanya kendala.

Salah satu persoalan utama, menurut dia, adalah pendekatan pembentukan koperasi yang bersifat top down, sehingga memunculkan “titik buta” dalam pengelolaan sumber daya manusia.

Akibatnya, sebagian masyarakat belum memahami regulasi dan tata kelola bisnis KDKMP.

Selain sumber daya manusia, ketersediaan lahan juga menjadi hambatan. Deden menuturkan banyak desa di Subang tidak memiliki lahan berukuran 20 x 30 meter yang berstatus aset desa.

Jika lahan berasal dari pihak lain, seperti BUMN, diperlukan proses permohonan karena pada akhirnya lahan tersebut harus menjadi aset desa.

Permodalan juga menjadi persoalan. Namun, menurut Deden, pembahasan terkait pendanaan akan dilanjutkan pada tahap pengembangan operasional.

“Ada yang sudah berjalan secara inisiatif dan mandiri, ada juga yang masih menunggu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengurus KDKMP yang masih menunggu bantuan permodalan dan sarana prasarana akan terus mendapatkan pelatihan dan pendampingan, baik secara mandiri maupun klasikal, yang dibiayai pemerintah pusat.(fsh/ysp)

Berita Terbaru

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 202: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 202: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga18 menit lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional33 menit lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle53 menit lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang58 menit lalu
ADVERTISEMENT
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle1 jam lalu
Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Subang1 jam lalu
Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Lifestyle1 jam lalu
Cek Link Live Streaming Persib vs Seoul FC Hari Ini, Bobotoh Merapat!

Cek Link Live Streaming Persib vs Seoul FC Hari Ini, Bobotoh Merapat!

Olahraga2 jam lalu
Rekomendasi Tanaman Indoor Terbaik untuk Mempercantik Rumah

Rekomendasi Tanaman Indoor Terbaik untuk Mempercantik Rumah

Lifestyle3 jam lalu
Kawasan Industri Subang Jadi Incaran Pencari Kerja, Ini Tips Melamarnya

Kawasan Industri Subang Jadi Incaran Pencari Kerja, Ini Tips Melamarnya

Lifestyle3 jam lalu