40 Relawan SPPG Polres Subang Ikuti Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji

PASUNDANEKSPRES.ID - Dalam upaya mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Polres Subang menggelar Pelatihan Relawan Keamanan Pangan Siap Saji di Aula Patriatama Polres Subang, Jumat (10/10/2025).
Kegiatan ini diikuti 40 relawan dari Satuan Pelaksana Program Pangan Gizi (SPPG) Polres Subang, serta dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Subang, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dan perwakilan Yayasan Kemala Bhayangkari.
Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta pelatihan. Mereka memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program prioritas nasional tersebut.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, namun merupakan wujud nyata dukungan Polres Subang terhadap program Presiden terkait penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat. Pelatihan ini penting untuk memastikan bahwa seluruh makanan yang disalurkan aman, higienis, dan layak konsumsi,” ujarnya.
Dony menegaskan, setiap makanan yang diproduksi melalui Program SPPG wajib melalui proses rapid test keamanan pangan. Ia juga mengingatkan agar para relawan menjalankan tugas dengan hati, dedikasi, dan rasa tanggung jawab tinggi.
“Para relawan adalah perpanjangan tangan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin mutu dan keamanan makanan yang diterima masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi memberikan dukungan penuh atas pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah strategis memastikan implementasi Program Makan Bergizi Gratis berjalan aman dan sesuai standar.
“Relawan wajib memiliki pemahaman dan sertifikasi keamanan pangan sebelum terjun ke lapangan. Semua tahapan mulai dari pemilihan bahan, penyimpanan, pengolahan, hingga penyajian harus dilakukan sesuai prosedur,” jelasnya.
Senada dengan itu, Kepala SPPG Polres Subang menekankan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap Standard Operating Procedure (SOP) dalam setiap proses produksi makanan siap saji.
“Kedisiplinan dan tanggung jawab menjadi kunci keberhasilan program ini. Setiap relawan harus memastikan setiap proses dilakukan dengan benar dan higienis,” tutupnya. (cdp/ysp)
