Asep Burhana: Bestari Barus Seharusnya Tabayun Sebelum Komentari Video Budi Arie

PURWAKARTA-Ketua DPC Projo Purwakarta Asep Burhana menyayangkan pernyataan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, terkait viralnya potongan video Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi, yang belakangan menjadi sorotan publik.
Asep menilai seorang politikus semestinya memberikan contoh komunikasi politik yang sehat dan mengedepankan verifikasi informasi sebelum menyampaikan pernyataan kepada publik. "Sebagai politikus seharusnya memberikan contoh yang baik, bukan malah cenderung melakukan provokasi. Bestari Barus seharusnya melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum memberikan komentar," kata Asep kepada wartawan saat dikonfirmasi, Rabu (26/8/2026).
Menurut Asep, pernyataan Bestari yang menilai potongan video tersebut sebagai upaya mengadu domba justru dinilai berpotensi menimbulkan polemik baru. "Kalau Bestari Barus menganggap potongan video tersebut sebagai upaya mengadu domba, justru terbalik. Pernyataannya malah bisa mencoba mengadu domba. Seharusnya tabayun terlebih dahulu dan menghindari komentar yang membuat suasana semakin terpecah," ujarnya tegas.
Asep juga mempertanyakan rekam jejak politik Bestari Barus. Ia meminta publik melihat kembali perjalanan politik Bestari, termasuk pilihan politiknya pada Pilpres sebelumnya. "Siapa Bestari Barus? Dukung siapa saat Pilpres lalu? Silakan tanya ke Mbah Google," ucap Asep.
Lebih lanjut, Asep mengaku melihat adanya indikasi bahwa masuknya Bestari Barus ke PSI perlu dicermati, terutama karena sejumlah pernyataannya dinilai cenderung konfrontatif. "Kami malah menduga Bestari Barus itu sengaja disusupkan masuk PSI untuk memecah. Terlihat dari pernyataan-pernyataannya yang cenderung konfrontatif," kata Asep.
Asep menegaskan bahwa sikap Projo terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak berubah.
Menurut dia, Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi berkali-kali menyampaikan kepada seluruh jaringan organisasi bahwa Projo mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. "Berkali-kali Ketua Umum Budi Arie selalu berpesan kepada jaringan Projo bahwa Projo mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran," ujar Asep.
Ia menambahkan, komitmen tersebut juga kembali ditegaskan Budi Arie dalam peringatan Hari Lahir ke-12 Projo di Jakarta. "Bahkan saat peringatan Hari Lahir Projo ke-12 di Jakarta, Ketua Umum Budi Arie kembali menegaskan dukungannya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran," ucapnya.
Asep juga meminta semua pihak tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari potongan video yang beredar di media sosial. "Bestari Barus harusnya tabayun terlebih dahulu. Hindarkan komentar yang membuat pecah belah," kata Asep.(add/sep)
