Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Asstro Highlands Ciater Subang Tawarkan Ekowisata dan Glamping

H
HubaEditor: Huba
|08:09 WIB
Bagikan:
Asstro Highlands Ciater Subang Tawarkan Ekowisata dan Glamping
WISATA: Asstro Highlands menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi bagi para pencinta alam dan kuliner.

SUBANG-Berlokasi di kawasan wisata terkenal Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Asstro Highlands Ciater menghadirkan berbagai macam kuliner khas Sunda serta wahana menarik bagi para pengunjung. Dengan konsep ekowisata yang ramah lingkungan, Asstro Highlands menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi bagi para pencinta alam dan kuliner.

Asstro Highlands Ciater merupakan bagian dari jaringan restoran dan tempat wisata yang didirikan oleh Asep Strawberry, seorang pengusaha yang telah sukses dengan berbagai cabang restoran kuliner khas Sunda di berbagai daerah. 

Marketing Asstro Highlands Ciater, Ari menjelaskan, Asstro Highlands merupakan satu-satunya cabang yang memiliki area eco-wisata dan glamping di Ciater, dengan suasana sejuk yang menjadi daya tarik utama.

"Cuman ini satu-satunya yang di Ciater yang restoran tersebut mempunyai Eco wisata dan Glamping," ujarnya pada Pasundan Ekspres, Rabu (29/5).

Di Asstro Highlands Ciater, pengunjung tidak hanya disuguhi dengan kuliner khas Sunda yang lezat, tetapi juga berbagai fasilitas dan aktivitas menarik yang dapat dinikmati oleh seluruh anggota keluarga. Ada beberapa fasilitas dan aktivitas yang tersedia.

Pertama, Eco-Wisata dan Spot Foto. Dengan konsep ramah lingkungan, Asstro Highlands menyediakan berbagai area foto yang instagramable, memungkinkan pengunjung untuk mengabadikan momen-momen indah di tengah alam.

Kedua, Glamping. Asstro Highlands menawarkan pengalaman glamping (glamorous camping) dengan fasilitas lengkap seperti jaringan WiFi, bathroom dengan air panas, dan sebagian glamping dilengkapi dengan bathtub serta penghangat ruangan.

Ketiga, ATV dan Flying Fox. Bagi pengunjung yang mencari petualangan, tersedia wahana ATV dan flying fox yang menantang adrenalin.

Keempat, Feeding Animal dan Children Playground. Untuk anak-anak, tersedia area bermain dan aktivitas memberi makan hewan yang dapat mengedukasi serta menghibur mereka.

Ari mengungkapkan, untuk harga tiket masuk ke Asstro Highlands cukup terjangkau. Pada hari kerja (weekday), tiket masuk dihargai Rp20.000 per orang, sedangkan pada akhir pekan (weekend), tiket masuk seharga Rp25.000 per orang. Untuk pengalaman menginap, Asstro Highlands menawarkan berbagai pilihan glamping dengan harga bervariasi.

Untuk Weekday mulai dari Rp 2.000.000 per malam. Weekend mulai dari Rp 2.500.000 per malam. Kemudian, Suite Tertinggi dibanderol Rp 6.500.000 hingga Rp 7.000.000 per malam di akhir pekan.

Semua unit glamping dilengkapi dengan fasilitas modern seperti bathroom, bathtub, televisi, penghangat ruangan, dispenser, dan tempat tidur dengan ukuran queen size atau king size, memberikan kenyamanan maksimal bagi para tamu.

Asstro Highlands Ciater menjadi sangat populer terutama pada akhir pekan. Ari menyebutkan, jumlah kunjungan pada hari kerja bisa mencapai sekitar 200 pengunjung per hari, sedangkan pada akhir pekan, angka ini bisa melonjak hingga 1000 pengunjung per hari.

Tidak berhenti di sini, Asstro Highlands Ciater juga memiliki rencana besar untuk pengembangan di masa depan. Ari menjelaskan bahwa mereka berencana untuk memperluas area eco-wisata dan menambah unit glamping. Selain itu, pembangunan area kolam renang atau jacuzzi hampir selesai dan akan segera bisa dinikmati oleh para pengunjung.

Salah satu proyek besar lainnya adalah pembangunan amphitheater yang akan menjadi pusat kesenian dan budaya, serta tempat untuk menggelar konser. Ari berharap dengan adanya amphitheater ini, Asstro Highlands bisa menjadi pusat kegiatan seni dan budaya di daerah Subang.

"Kalau untuk rencana pengembangan kita akan mengambangkan Eco Wisata dan penambahan Glamping, kebetulan kita juga ada pengembangan untuk area kolam kemudian ada pembangunan amphitheater," jelasnya.

Ari menyampaikan pesan dan harapannya untuk Asstro Highlands Ciater. "Kami berharap Asstro Highlands bisa lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas dan dapat menyajikan sesuatu yang berbeda dengan tempat wisata lainnya. Kami ingin pengunjung merasa nyaman dan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan setiap kali mereka berkunjung ke sini," ujarnya.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta7 menit lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang27 menit lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang47 menit lalu
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang47 menit lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga1 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional1 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle2 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang2 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle2 jam lalu
Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Subang2 jam lalu