Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bank di Subang Sudah Turun ke Masyarakat, Tawarkan Pinjaman ke Koperasi Merah Putih

D
Dadan RamdanEditor: Yusup Suparman
|08:34 WIB
Bagikan:
Bank di Subang Sudah Turun ke Masyarakat, Tawarkan Pinjaman ke Koperasi Merah Putih
SOSIALISASI KREDIT: Kabid Koperasi DKUPP Subang H. Deden bersama Supervisor KCP BNI Pamanukan dan Sekmat Binong saat sosialisasi kredit bagi Koperasi Merah Putih di GOR Kecamatan Binong, Rabu (1/10/2025). Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Himpunan Bank Negara (Himbara) mulai mensosialisasikan kredit atau pembiayaan bagi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Sosialisasi dilakukan usai Menkeu RI Purbaya mengucurkan anggaran sebesar Rp200 triliun ke Himbara.

Anggaran tersebut agar bisa diakses oleh pengusaha, UMKM termasuk Koperasi Merah Putih yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo.

Seperti Bank BNI mensosialisasikan soal kredit tersebut kepada para pengurus Koperasi Merah Putih yang ada di pedesaan di Kabupaten Subang. Salah satunya di GOR Kecamatan Binong, Rabu (1/10/2025). Dihadiri oleh para pengurus Koperasi Merah Putih dari Kecamatan Binong, Tambakdahan dan Pagaden.

Kabid Koperasi Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Subang H. Deden menyampaikan, Koperasi Merah Putih yang akan mendapatkan kredit dari bank negara adalah koperasi yang usahanya sudah berjalan.
Selain itu, persyaratan kelengkapan untuk mendapat kredit juga harus dipenuhi, memiliki badan hukum, NIB dan syarat lainnya.

Kemudian, jika sudah berkembang maka koperasi desa bisa bekerjasama dengan perusahaan lain untuk mengembangkan usaha koperasinya tersebut menjadi lebih besar dan lebih menguntungkan.

"Intinya kalau sudah berjalan, mau kerjasama dengan perusahaan lain juga boleh saja. Terpenting ada untungnya dan bisa mengembalikan kredit dari Himbara itu," kata Deden.

Sementara itu Supervisor KCP BNI Pamanukan Bambang mengatakan, saat ini pihak BNI sudah mulai membuka kredit untuk Koperasi Merah Putih dengan maksimal pinjaman sebesar Rp3 miliar.

Dari kredit Rp3 miliar itu rinciannya yaitu Rp2,5 miliar untuk investasi dan Rp500 jutanya untuk modal kerja.
Tetapi itupun harus disesuaikan dengan besaran anggaran dana desa terkait. Pinjaman tidak boleh melebihi dari anggaran dana desa.

"Contoh saja desa A katakanlah, dana desanya 2 miliar, ya koperasi desanya boleh pinjam sebesar Rp2 miliar. jadi DD itu hanya sebagai jaminan, dan ini jangka panjang hingga 6 tahun," tuturnya.

Kepala Desa Kediri Kecamatan Binong Enah merespon positif peluang kredit dari perbankan. Rencananya, Koperasi Merah Putih Desa Kediri akan membuka usaha penjualan obat-obatan dan sembako.

"Sebetulnya kita belum jalan. Tapi rencana usahanya sudah ada yaitu mau buka usaha apotek dan sembako," jelasnya.

Belum Semua Koperasi Beroperasi

Data dari Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Subang, baru 22 koperasi yang sudah beroperasi hingga 19 September 2025. Sementara, koperasi yang sudah dibentuk sebanyak 253 lembaga tersebar di seluruh desa dan kelurahan di Subang.

Banyak hambatan mengapa koperasi yang diharapkan menjadi penggerak perekonomian di tingkat desa/kelurahan ini belum kunjung beroperasi. Mulai dari terbatasnya kemampuan anggota koperasi hingga sulitnya permodalan.

Kabid Koperasi DKUPP Kabupaten Subang Deden Al Mansyur mengatakan, belum berjalan sepenuhnya koperasi merah putih dikarenakan hambatan teknis dan non teknis.
"Dari segi hambatan teknisnya, tidak semua SDM pada KDKMP siap mengelola berbagai unit usaha yang ada dalam KDKMP, sehingga masih butuh pelatihan dan pendampingan. Pengetahuan kewirausahaan, pengkoperasian, dan administrasi keuangan daru SDM kita jug masih minim,” kata Kabid Koperasi DKUPP Kabupaten Subang Deden Al Mansyur kepada Pasundan Ekspres, Jumat (19/9/2025).

Ia menambahkan, selain tantangan teknis, ada pun beberapa tantangan non teknis. Seperti minimnya partisipasi dari anggota dan masyarakat, hingga belum tersedianya permodalan yang memadai, baik partisipasi anggota (simpanan pokok dan simpanan wajib) maupun dari modal luar, salah satunya dari bank Himbara.

Menghadapi tantangan tersebut, DKUPP menyiapkan beberapa upaya agar koperasi ini dapat tumbuh lebih signifikan.

“Dari segi teknis, kami akan menyiapkan kegiatan pendidikan dan pelatihan tentang pengoperasian dan pengembangan teknis usaha, baik itu yang bersumber dari APBD kabupaten maupun provinsi. Selain itu, kita juga akan memberikan sosialisasi dan penyuluhan secara langsung kepada pengurus KDKMP,” ucapnya.

Sementara untuk non teknis, ia mengatakan pihaknya akan melakukan pengajuan permohonan pembiayaan sesuai dengan amanah dari PMK Nomor 49 Tahun 2025 dan Permendes Nomor 10 Tahun 2025 dengan menyusun Business Plan dan proposal pengajuan yang dianjurkan kepada himbara, sekaligus melakukan sosialisasi kepada para pengurus, anggota, dan calon anggota mengenai peran keberadaan KDKMP serta tanggung jawab anggota membayar simpanan pokok dan simpanan wajib sebagai penguatan modal koperasi.

Ia juga menyebutkan, anggota yang ada pada koperasi ini se-Kabupaten Subang telah mencapai 9.113 orang dengan pengurus sebanyak 1.265 orang.

Adapun kegiatan usaha yang sudah dilaksanakan oleh 22 koperasi yang sudah berjalan antara lain penjualan sembako, gas LPG, simpan pinjam, jasa sewa, pertanian padi dan palawija, peternakan dan jual beli domba, budidaya, pupuk, apotek, gudang, jual beli padi, pembuatan es balok, air minum dalam kemasan, agen Brilink, agen BNI 46, percetakan, perdagangan tembakau, serta pembuatan tas.

Usaha sembako menjadi kegiatan usaha yang paling banyak dilakukan adalah sembako sebanyak 9 koperasi, kemudian disusul oleh gas LPG dan simpan pinjam sebanyak masing-masing 4 koperasi.(dan/fsh/ysp)

Berita Terbaru

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Olahraga8 menit lalu
Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jawa Barat38 menit lalu
Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Subang45 menit lalu
Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Olahraga46 menit lalu
ADVERTISEMENT
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional1 jam lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional1 jam lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang1 jam lalu
10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

Subang1 jam lalu
Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Subang1 jam lalu
Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Subang1 jam lalu