Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BPBD Subang Imbau Warga Waspada Bencana Hidrometeorologi

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|09:24 WIB
Bagikan:
BPBD Subang Imbau Warga Waspada Bencana Hidrometeorologi
WASPADA: Kepala Pelaksana BPBD Subang, Udin Jazudin, mengatakan masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana diminta lebih waspada. Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - BPBD Subang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, menyusul meningkatnya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Imbauan tersebut disampaikan setelah terjadinya sejumlah peristiwa longsor di beberapa wilayah, salah satunya di jalur provinsi Bukanagara, Kecamatan Cisalak, pada Minggu (3/5/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Subang, Udin Jazudin, mengatakan masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana diminta lebih waspada, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor dan banjir,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Longsor terbaru terjadi di jalan penghubung Desa Darmaga dan Desa Cupunagara, tepatnya di wilayah Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun sempat mengganggu arus lalu lintas karena diberlakukannya sistem buka tutup jalan.

BPBD Subang : Jalur Bukanagara Rawan Longsor

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, jalur Bukanagara memang termasuk daerah rawan longsor, terutama saat hujan deras yang menyebabkan kondisi tanah menjadi labil.

“Berdasarkan asesmen di lapangan, terdapat beberapa titik longsor skala kecil di wilayah Blok Pasir Bedil. Kami mengimbau pengendara untuk berhati-hati saat melintasi jalur ini, terutama saat hujan,” kata Udin.

Sementara itu, warga setempat, Uca, mengungkapkan bahwa hujan deras telah mengguyur kawasan tersebut sejak siang hingga sore sebelum kejadian longsor.

“Hujan turun cukup deras dari siang sampai sore, sehingga tanah jadi labil dan akhirnya terjadi longsor di dua titik,” ujarnya.

Material longsor berupa tanah dan batu sempat menutup akses jalan antar desa dengan lebar sekitar 3 meter dan panjang terdampak kurang lebih 30 meter.

Menanggapi kejadian tersebut, petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, Tagana, serta warga setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor.

Berkat kerja cepat dan gotong royong, akses jalan yang sempat tertutup kini telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan.

BPBD kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana, terutama di wilayah perbukitan dan daerah rawan longsor. Masyarakat juga diimbau segera melapor kepada pihak terkait apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau kondisi berbahaya lainnya.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional11 menit lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta1 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta1 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat3 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat3 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang3 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional3 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga4 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional4 jam lalu