Cegah Banjir, BPBD Subang Percepat Normalisasi Tiga Sungai

SUBANG-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang mempercepat upaya antisipasi banjir dengan melakukan normalisasi sungai-sungai rawan meluap.
Tiga sungai utama yang menjadi perhatian adalah Sungai Cipunagara, Sungai Ciasem, dan Sungai Cilamaya yang berada di wilayah Pantura Subang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Subang, Udin Jazudin menyampaikan, pihaknya bekerja sama dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta didukung TNI-Polri untuk melakukan langkah mitigasi.
“Setiap tahun tiga sungai ini selalu menjadi penyumbang banjir di Subang. Untuk Sungai Cipunagara, alhamdulillah sudah bisa lebih terkendali dengan adanya Bendungan Sadawarna. Bendungan ini berfungsi menahan debit air sementara sebelum dialirkan ke laut,” terangya saat diwawancara Pasundan Ekspres, Rabu (27/8/2025).
Meski demikian, ia menegaskan pengendalian banjir belum sepenuhnya tuntas. Selain tiga sungai besar, terdapat pula sungai-sungai kecil yang sering meluap akibat sedimentasi. Kondisi ini bahkan berdampak pada lahan pertanian warga.
“Laporan dari kepala desa, camat, hingga kelompok tani selalu kami tindak lanjuti dengan normalisasi. Biasanya kami juga bekerja sama dengan PJT maupun Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), karena wilayah sungai memang kewenangan mereka,” jelasnya.
Udin mengingatkan masyarakat, khususnya di wilayah Pantura, agar tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir di musim penghujan.
“Bencana itu tidak ada kabarnya, tidak ada pengumuman sebelumnya. Kalau di Subang Selatan hujan deras sehari semalam, delapan jam kemudian air sudah mengalir ke utara. Jika saat itu laut sedang rob, air tidak bisa masuk dan akhirnya meluber ke permukiman,” tuturnya.
Udin mengatakan, BPBD Subang memastikan langkah normalisasi dan koordinasi lintas instansi terus dilakukan, dengan harapan risiko banjir bisa ditekan dan dampaknya terhadap masyarakat diminimalisir.(cdp/ysp)
