Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cegah Banjir, BPBD Subang Percepat Normalisasi Tiga Sungai

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|08:48 WIB
Bagikan:
Cegah Banjir, BPBD Subang Percepat Normalisasi Tiga Sungai
NORMALISASI: BPBD Kabupaten Subang saat melakukan normalisasi sungai di wilayah Pantura. Cindy Desita/Pasundan Ekspress

SUBANG-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang mempercepat upaya antisipasi banjir dengan melakukan normalisasi sungai-sungai rawan meluap.

Tiga sungai utama yang menjadi perhatian adalah Sungai Cipunagara, Sungai Ciasem, dan Sungai Cilamaya yang berada di wilayah Pantura Subang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Subang, Udin Jazudin menyampaikan, pihaknya bekerja sama dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta didukung TNI-Polri untuk melakukan langkah mitigasi.

“Setiap tahun tiga sungai ini selalu menjadi penyumbang banjir di Subang. Untuk Sungai Cipunagara, alhamdulillah sudah bisa lebih terkendali dengan adanya Bendungan Sadawarna. Bendungan ini berfungsi menahan debit air sementara sebelum dialirkan ke laut,” terangya saat diwawancara Pasundan Ekspres, Rabu (27/8/2025).

Meski demikian, ia menegaskan pengendalian banjir belum sepenuhnya tuntas. Selain tiga sungai besar, terdapat pula sungai-sungai kecil yang sering meluap akibat sedimentasi. Kondisi ini bahkan berdampak pada lahan pertanian warga.

“Laporan dari kepala desa, camat, hingga kelompok tani selalu kami tindak lanjuti dengan normalisasi. Biasanya kami juga bekerja sama dengan PJT maupun Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), karena wilayah sungai memang kewenangan mereka,” jelasnya.

Udin mengingatkan masyarakat, khususnya di wilayah Pantura, agar tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir di musim penghujan.

“Bencana itu tidak ada kabarnya, tidak ada pengumuman sebelumnya. Kalau di Subang Selatan hujan deras sehari semalam, delapan jam kemudian air sudah mengalir ke utara. Jika saat itu laut sedang rob, air tidak bisa masuk dan akhirnya meluber ke permukiman,” tuturnya.

Udin mengatakan, BPBD Subang memastikan langkah normalisasi dan koordinasi lintas instansi terus dilakukan, dengan harapan risiko banjir bisa ditekan dan dampaknya terhadap masyarakat diminimalisir.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional11 menit lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta1 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta1 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat3 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat3 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang3 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional3 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga4 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional4 jam lalu