Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dua Pasang Calon Pengantin Purwakarta Nikmati Program "Nikah Hemat"

A
Adam SumartoEditor: Dede SM
|09:50 WIB
Bagikan:
Dua Pasang Calon Pengantin Purwakarta Nikmati Program "Nikah Hemat"
DISAMBUT BUPATI: Pasangan pengantin Muhammad Yusup dan Anisa Solihat saat berada di Kantor KUA Purwakarta. Pasangan ini menggunakan mobil dinas Sekda dan disambut Bupati Purwakarta, Senin (27/4/2026). Adam SUmarto/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Dua pasang calon pengantin tampak turun dari dua mobil yang datang beriringan di depan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwakarta untuk nikmati program nikah hemat , Senin (27/4/2026).

Senyum kedua pasangan itu langsung terpancar saat kedatangannya disambut langsung oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau akrab disapa Om Zein.

Kedua pasangan itu adalah Muhammad Yusup - Anisa Solihat dan Dani Sanjaya - Astri Gilang Ainun. Mereka tiba di KUA diantar mobil milik Pemkab Purwakarta. Mereka pun bersiap menjalani akad nikah di KUA.

Meski digelar sederhana, momen sakral tersebut terasa istimewa karena turut disaksikan langsung oleh Om Zein dan para pejabat daerah.

Tanpa hiruk-pikuk pesta besar, tanpa tenda dan deretan hidangan, prosesi pernikahan berlangsung sederhana di Kantor KUA.

Fasilitas telah disiapkan, mulai dari rias pengantin hingga kendaraan, semuanya ditanggung oleh Pemkab Purwakarta dan Kementerian Agama (Kemenag) Purwakarta bagi pengantin yang akan menikah di KUA.

Program “Nikah Hemat” yang digagas Pemkab bersama Kemenag ini menjadi jawaban atas fenomena sosial yang kian marak, yaitu pesta pernikahan di tengah kondisi terbatasnya ekonomi.

Om Zein menegaskan bahwa program ini tak hanya menekan efisiensi biaya, melainkan upaya preventif agar masyarakat tidak terjerat utang pasca-pernikahan.

"Banyak yang memaksakan diri. Ingin hajatan besar, ingin terlihat meriah, padahal kemampuan terbatas. Akhirnya pinjam ke sana-sini, ke pinjol, koperasi, bahkan tetangga," kata Om Zein di sela kegiatan.

Usai pesta pernikahan, sambung Om Zein, berharap amplop dari tetamu undangan bisa menutupi pengeluaran. Tapi kenyataannya tidak, hingga akhirnya jadi beban, konflik rumah tangga, bahkan bisa berujung perceraian.

Nikah Hemat di KUA Tak Perlu Biaya Apapun

Adapun Nikah Hemat di KUA, prosesi akad tetap berjalan khidmat di ruangan yang telah tertata rapi. Pengantin tidak perlu repot memikirkan konsumsi atau logistik acara. Alih-alih mengeluarkan biaya, pasangan justru pulang membawa amplop.

"Ini benar-benar paket hemat. Tidak keluar biaya, tapi tetap sah, layak, dan membahagiakan. Tidak perlu woro-woro di TOA masjid atau pun bikin kartu undangan, cukup dengan memanfaatkan media sosial," ujar Om Zein.

Ia pun menegaskan bahwa program ini juga mendorong perubahan pola pikir masyarakat terkait makna pernikahan. Menurutnya, kebahagiaan tidak harus diukur dari kemewahan acara, melainkan kesiapan membangun rumah tangga.

Salah satu pasangan pengantin, Muhammad Yusup dan Anisa Solihat, mengaku mengetahui program ini justru dari media sosial. Berawal dari rasa penasaran setelah melihat unggahan di TikTok, mereka kemudian mendaftar dan mengikuti seluruh prosedur.

"Awalnya lihat di TikTok, terus coba daftar. Alhamdulillah semua difasilitasi, dari rias, mobil, sampai pulang juga dikasih uang. Jadi benar-benar nol rupiah," ucap Yusup.

Ia mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah daerah atas program tersebut.(add)

Berita Terbaru

DPRD Purwakarta Soroti Dugaan Pemalsuan SLHS, Dinas Kesehatan Diminta Memperketat Proses Penerbitan Dokumen,

DPRD Purwakarta Soroti Dugaan Pemalsuan SLHS, Dinas Kesehatan Diminta Memperketat Proses Penerbitan Dokumen,

Headline29 menit lalu
Bupati Minta 165 Desa Jaga Kondusivitas Dalam Momentum Pilkades Serentak di Subang

Bupati Minta 165 Desa Jaga Kondusivitas Dalam Momentum Pilkades Serentak di Subang

Subang53 menit lalu
Anggota DPRD Zennieta Frara Dorong Program Pemberdayaan Perempuan

Anggota DPRD Zennieta Frara Dorong Program Pemberdayaan Perempuan

Subang58 menit lalu
Diskanak Pastikan Nihil Kasus Rabies di Purwakarta

Diskanak Pastikan Nihil Kasus Rabies di Purwakarta

Purwakarta1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Camat Purwakarta Pastikan Layanan Kesehatan di Puskesmas Berlangsung Optimal

Camat Purwakarta Pastikan Layanan Kesehatan di Puskesmas Berlangsung Optimal

Purwakarta1 jam lalu
Ampetra Segera Deklarasi, Bawa Misi Advokasi dan Edukasi Warga

Ampetra Segera Deklarasi, Bawa Misi Advokasi dan Edukasi Warga

Purwakarta1 jam lalu
KPK Geledah Kantor Kementerian ATR/BPN, Cari Bukti Kasus Suap HGB Summarecon

KPK Geledah Kantor Kementerian ATR/BPN, Cari Bukti Kasus Suap HGB Summarecon

Nasional1 jam lalu
Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Lifestyle2 jam lalu
Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional13 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang13 jam lalu