Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

GMNI Subang Dorong Seleksi Sekda Subang Transparan dan Bebas Intervensi

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|09:59 WIB
Bagikan:
GMNI Subang Dorong Seleksi Sekda Subang Transparan dan Bebas Intervensi
SOROTAN AKTIVIS: Ketua DPC GMNI Subang, Moehamad Rizky, mengatakan proses open bidding Sekda merupakan tahapan strategis yang akan menentukan kualitas tata kelola pemerintahan. Cindy Desita/Pasundan Ekspres

SUBANG - GMNI Subang mendorong seleksi terbuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang berlangsung transparan, objektif, dan bebas dari berbagai bentuk intervensi. GMNI menilai proses tersebut harus menghasilkan Sekda yang kompeten, berintegritas, memiliki rekam jejak baik, serta mampu merespons berbagai persoalan masyarakat.

Ketua DPC GMNI Subang, Moehamad Rizky, mengatakan proses open bidding Sekda merupakan tahapan strategis yang akan menentukan kualitas tata kelola pemerintahan daerah ke depan.

“GMNI Subang memandang proses open bidding atau seleksi terbuka Sekda Kabupaten Subang sebagai proses yang sangat strategis bagi masa depan tata kelola pemerintahan daerah,” kata Moehamad Rizky kepada Pasundan Ekspres.

Menurutnya, GMNI mendukung pelaksanaan seleksi terbuka sepanjang prosesnya dilakukan secara transparan, objektif, dan profesional. Setiap kandidat yang memenuhi persyaratan, kata dia, harus memperoleh kesempatan yang adil.

Moe menegaskan, penentuan Sekda tidak boleh hanya berorientasi pada kelengkapan administratif. Faktor kompetensi, integritas, rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, serta pemahaman terhadap persoalan daerah harus menjadi pertimbangan utama.

“Sekda yang dibutuhkan Kabupaten Subang adalah sosok yang mampu bekerja lintas sektor, memahami kebutuhan masyarakat, memperkuat pelayanan publik, dan mendorong efektivitas birokrasi,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah persoalan strategis di Subang, mulai dari sektor pertanian, investasi, pembangunan desa hingga pemerataan pembangunan, membutuhkan koordinasi birokrasi yang kuat.

Karena itu, menurutnya, Sekda ke depan harus memiliki kemampuan manajerial dan visi pembangunan yang mampu menjawab berbagai tantangan tersebut.

Selain kualitas calon, GMNI juga menyoroti pentingnya transparansi dalam setiap tahapan seleksi. Menurut Moe, keterbukaan diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses pengisian jabatan tersebut.

Ia mengatakan GMNI tidak ingin berspekulasi ataupun menuduh adanya intervensi dalam proses seleksi tanpa dasar yang jelas. Namun, berbagai potensi intervensi politik, kepentingan kelompok, maupun praktik transaksional harus dicegah sejak awal.

“Segala bentuk potensi intervensi politik, kepentingan kelompok maupun praktik transaksional harus dicegah sejak awal agar proses open bidding benar-benar menghasilkan pejabat yang profesional dan memiliki legitimasi di mata publik,” ungkapnya.

Sebagai organisasi mahasiswa, GMNI Subang juga menyatakan akan menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis sekaligus konstruktif. Pengawasan tersebut, kata Moe, bukan untuk mengintervensi proses seleksi, melainkan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan ketentuan yang berlaku.

“Kami tidak memiliki kepentingan terhadap siapa nama yang akhirnya terpilih menjadi Sekda. Yang menjadi kepentingan kami adalah bagaimana prosesnya berlangsung secara jujur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Moe berharap siapa pun yang nantinya dipercaya menduduki posisi Sekda mampu menggunakan jabatan tersebut untuk mengabdi kepada masyarakat dan memperkuat kinerja Pemerintah Kabupaten Subang.

“Subang membutuhkan Sekda yang berintegritas, kompeten, profesional, responsif terhadap persoalan rakyat, dan mampu memastikan birokrasi bekerja untuk kepentingan publik, bukan kepentingan kelompok tertentu,” pungkasnya. (cdp/ysp)

Berita Terbaru

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle7 menit lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta24 menit lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat39 menit lalu
Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle1 jam lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga1 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional2 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta3 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta3 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional4 jam lalu