Harga Emas Hari Ini 4 Mei 2026 Bergerak Variatif, Antam Masih Tertinggi

PASUNDANEKSPRES.ID - Harga emas hari ini pada Senin, 4 Mei 2026, menunjukkan pergerakan yang cenderung variatif di sejumlah platform perdagangan dalam negeri. Data terbaru dari Pegadaian serta sejumlah platform jual beli emas memperlihatkan adanya selisih harga antar merek, dengan Antam masih menjadi yang tertinggi dibanding UBS dan Galeri24.
Harga Emas Hari Ini 4 Mei 2026
Kenaikan harga emas ini melanjutkan tren positif sejak 2025, di mana logam mulia mencatat lonjakan lebih dari 30 persen sepanjang tahun. Memasuki 2026, emas kembali menjadi salah satu aset paling bersinar di pasar global. Kondisi geopolitik yang memanas, termasuk meningkatnya konflik di berbagai kawasan dunia, menjadi faktor utama yang mendorong permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai (safe haven).
Berdasarkan pembaruan harga di Pegadaian, emas batangan ukuran 1 gram dari Antam dibanderol Rp2.908.000, lebih tinggi dibanding UBS di angka Rp2.802.000 dan Galeri24 sebesar Rp2.788.000. Untuk ukuran kecil 0,5 gram, harga Antam mencapai Rp1.506.000, sementara UBS Rp1.514.000 dan Galeri24 Rp1.462.000.
Sementara itu, untuk ukuran menengah, emas 5 gram tercatat masing-masing Rp14.306.000 (Antam), Rp13.738.000 (UBS), dan Rp13.671.000 (Galeri24). Pada ukuran 10 gram, Antam dijual Rp28.554.000, UBS Rp27.331.000, dan Galeri24 Rp27.270.000.
Perbedaan harga semakin terlihat pada denominasi besar. Emas 100 gram dari Antam mencapai Rp284.765.000, sedangkan UBS Rp272.100.000 dan Galeri24 Rp270.877.000. Untuk ukuran 500 gram, UBS berada di Rp1.358.503.000 dan Galeri24 Rp1.351.056.000, sementara Antam tidak tersedia pada ukuran tersebut di Pegadaian.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun tren harga emas secara umum mengalami penguatan, terdapat variasi signifikan antar merek dan platform. Faktor seperti biaya produksi, sertifikasi, serta likuiditas turut memengaruhi perbedaan harga tersebut.
Bagi investor, terutama pemula, penting untuk memperhatikan selisih harga beli dan jual kembali (spread), serta memilih platform terpercaya. Selain itu, emas tetap dinilai sebagai instrumen investasi jangka panjang yang relatif stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dengan tren yang masih positif, emas diperkirakan tetap menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam menjaga nilai aset, terutama di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik yang belum sepenuhnya mereda.
