Kapolda Jabar Tinjau Kesiapan Pengamanan Nataru di Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan meninjau langsung kesiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Subang, Selasa (2/12/2025).
Dalam kunjungan itu, Kapolda mendengarkan paparan lengkap dari Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono mengenai potensi kerawanan lalu lintas serta langkah pengamanan selama Operasi Lilin Lodaya 2025.
Dalam paparannya, Kapolres Subang menjelaskan karakteristik wilayah yang menjadi fokus pengamanan.
Dia menyebut, Subang memiliki empat jalur utama yaitu, Jalur Pantura sepanjang 45,6 km, Jalur Tol sepanjang 40,7 km, Jalur Atas sepanjang 29,7 km dan Jalur Tengah yang berbatasan dengan Purwakarta
“Terdapat beberapa titik yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi sehingga harus diantisipasi secara khusus selama arus libur Nataru,” jelas AKBP Dony.
Salah satunya, lanjut Dony, titik rawan utama ialah Pasar Sukamandi di jalur Pantura, yang selalu memunculkan potensi kemacetan akibat pasar tumpah.
“Di wilayah ini akan dilaksanakan kanalisasi, penyeberangan jalan akan difokuskan di satu titik agar tidak simpang siur,” ungkapnya.
Titik berikutnya berada di Jembatan Sewo perbatasan Subang–Indramayu. Lokasi ini kerap terjadi perlambatan kendaraan akibat adanya masyarakat yang melakukan aksi mengumpulkan uang dari pengguna jalan.
“Pospam Pusakanagara dan tim patroli akan rutin menyisir area tersebut untuk menertibkan kegiatan masyarakat yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas,” terang Dony.
Dony mengatakan, Subang memiliki empat rest area yang juga masuk dalam pemantauan ketat, yakni 86A, 102A, 101B, dan 86B. Namun rest area 86B sementara ditutup karena adanya kebocoran pipa gas Pertamina.
“Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan, Polres Subang menyiapkan dua skema, penutupan rest area bila kapasitas penuh, diikuti pemasangan rambu untuk mengarahkan pengendara ke rest area berikutnya dan kontra flow sepenggal, khususnya di KM 102 yang merupakan rest area tipe A, apabila antrean kendaraan telah mengganggu kelancaran arus utama,” kata Dony.
Usai mendengarkan paparan, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menyoroti pentingnya pengamanan di jalur selatan Subang yang menjadi pusat kunjungan wisata.
“Jalur selatan harus benar-benar diantisipasi karena banyak objek wisata. Tempat wisata juga harus menyiapkan kantong parkir tambahan,” ungkapnya.
Dia menyebut, Polres Subang bersama Polsek jajaran telah menyiapkan personel untuk kelancaran libur Nataru.
"Dari kita (Polri) disiapkan 500 personel, tetapi bila ada kekurangan dari Polda Jawa Barat siap backup," ujarnya.
Selain antisipasi kemacetan lalu lintas, Kapolda Jawa Barat mengingatkan Polres Subang untuk antisipasi terjadinya aksi kriminalitas.
"Kriminalitas agar diantisipasi terutama malam hari," ucap Rudi Setiawanz
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pengamanan bergantung pada sinergi seluruh pihak.
“Polisi tidak bisa kerja sendirian, harus dapat dukungan dari semua pihak. Kolaborasi adalah kunci agar libur Nataru berjalan aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya. (cdp/hdi)
