Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kejari Purwakarta Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana dari 16 Perkara

A
Adam SumartoEditor: Yusup Suparman
|20:21 WIB
Bagikan:
Kejari Purwakarta Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana dari 16 Perkara
Kejaksaan Negeri Purwakarta memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah, Jumat (27/2/2026).

PASUNDANEKSPRES.ID - Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah, Jumat (27/2/2026).

Bertempat di Halaman Kantor Kejari Purwakarta, Jl. Siliwangi No. 25, barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari 16 perkara.

Kepala Kejari Purwakarta, Apsari Dewi, melalui Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti, Dista Anggara, mengatakan bahwa pemusnahan ini merupakan eksekusi akhir dari rangkaian proses peradilan.

"Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mewujudkan transparansi dan akuntabilitas publik," kata Dista saat dikonfirmasi.

Adapun rincian klasifikasi perkaranya, kata dia, yakni Perkara Keamanan Negara, Ketertiban Umum, dan Tindak Pidana Umum Lainnya (Kamnegtibum & TPUL) serta Perkara Orang dan Harta Benda (Oharda).

Dista juga mengungkap jenis barang bukti fisik yang dihancurkan, yaitu meliputi 23 potong pakaian dari berbagai kasus. Sembilan senjata tajam yang digunakan dalam tindak kejahatan, dan 26 item barang bukti lainnya.

"Pelaksanaan pemusnahan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan kewajiban jaksa sebagai pelaksana putusan pengadilan. Ini juga bentuk komitmen kami dalam mewujudkan kepastian hukum serta transparansi dalam pengelolaan barang bukti," ujarnya.

Dista berharap, pemusnahan ini dapat memberikan pesan tegas kepada masyarakat mengenai keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani tindak kriminal di wilayah hukum Purwakarta.

"Sekaligus memastikan bahwa barang bukti tersebut tidak disalahgunakan," ucap Dista.(add/ysp) 

Berita Terbaru

Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Diperluas, Kelompok Desil 7-8 Bakal Ditanggung Pemerintah

Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Diperluas, Kelompok Desil 7-8 Bakal Ditanggung Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Sejumlah Desa di Kecamatan Bojong, Pohon Tumbang Putus Jaringan Listrik

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Sejumlah Desa di Kecamatan Bojong, Pohon Tumbang Putus Jaringan Listrik

Purwakarta1 jam lalu
Respons SBY soal Politik Indonesia Usai Isu Penyadapan, Prabowo Diingatkan Amanah Rakyat

Respons SBY soal Politik Indonesia Usai Isu Penyadapan, Prabowo Diingatkan Amanah Rakyat

Nasional1 jam lalu
Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

Riset dan Inovasi2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kenali Tanah nya Panenpun Melimpah: Analisis pH Tanah Kebun Buah Naga Kiwari Farm

Kenali Tanah nya Panenpun Melimpah: Analisis pH Tanah Kebun Buah Naga Kiwari Farm

Riset dan Inovasi2 jam lalu
Kasus Penyadapan Presiden oleh Perwira Tinggi Polri, Yusril: Ini Masalah Serius bagi Negara

Kasus Penyadapan Presiden oleh Perwira Tinggi Polri, Yusril: Ini Masalah Serius bagi Negara

Nasional2 jam lalu
Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Olahraga2 jam lalu
Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Headline2 jam lalu
DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

Headline3 jam lalu
Harga BBM per 4 November 2026 di Seluruh Provinsi Indonesia, Cek Daftar Lengkapnya

Harga BBM per 4 November 2026 di Seluruh Provinsi Indonesia, Cek Daftar Lengkapnya

Nasional3 jam lalu