Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kenapa Makan Bergizi Gratis Masih Pakai Wadah Plastik? Berikut Penjelasannya!!

H
HubaEditor: Huba
|09:07 WIB
Bagikan:
Kenapa Makan Bergizi Gratis Masih Pakai Wadah Plastik? Berikut Penjelasannya!!
PENGAWASAN: Danramil Purwadadi, Kapten Infantri Hery Apriyanto saat melakukan pengawasan dapur sehat di Koramil Purwadadi, Selasa (7/1).

SUBANG-Tempat Makan Bergizi Gratis di sejumlah wilayah masih menggunakan plastik. Hal tersebut diungkapkan oleh Danramil Purwadadi, Kapten Infantri Hery Apriyanto saat melakukan pengawasan dapur sehat di Koramil Purwadadi. 

Ia mengatakan, dirinya telah mempertanyakan hal tersebut kepada pihak SPPG terkait. 

"Iyaa saya mempertanyakan itu ketika melakukan pengawasan kepada Kepala Dapur, wadahnya plastik, seharusnya kan stainless," ucapnya. 

Dirinya mengungkapkan, alasan dibalik penggunaan wadah plastik ini adalah belum siapnya ketersediaan wadah stainless dikarenakan dipercepatnya waktu pelaksanaan program MGB tersebut. 

"Menurut informasi dari Kepala Dapur, ini dikarenakan dimajukannya peluncuran makan gratis bergizi ini. Awalnya rencana tanggal 13, tapi jadinya dilaksanakan tanggal 6," ucapnya. 

Ia menambahkan, penggunaan wadah plastik ini akan terus dilakukan sampai wadah stainless yang diperlukan sampai dan siap digunakan di SPPG yang telah ditentukan. 

"Menurut informasi pihak dapur, mereka masih menunggu datangnya wadah stainless yang diperlukan," ucapnya. 

Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Purwadadi, tetapi terjadi di wilayah Subang lainnya seperti Kalijati. 

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan/PCO, Hasan Nasbi menuturkan, wadah program makan bergizi gratis (MBG) didesain menggunakan stainless steel untuk mengurangi limbah. Wadah ini dianggap lebih higienis dan bisa digunakan ulang. 

"BGN berkomitmen untuk meminimalkan limbah. Bahkan, untuk mendukung keberlanjutan, nampan penyajian dirancang menggunakan bahan stainless steel yang higienis dan dapat digunakan ulang," jelas Hasan dalam siaran pers, dikutip Senin (6/1). 

Dapur MBG tersebur dikelola oleh SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN).(fsh/ysp) 

Berita Terbaru

Menteri PPPA Tegaskan Pembalut Bukan Barang Mewah, Desakan PPN 0 Persen Menguat

Menteri PPPA Tegaskan Pembalut Bukan Barang Mewah, Desakan PPN 0 Persen Menguat

Nasional2 menit lalu
7 Polisi Dimutasi Usai Gerebek Pesta Narkoba yang Libatkan 3 Anggota DPRD Gerindra

7 Polisi Dimutasi Usai Gerebek Pesta Narkoba yang Libatkan 3 Anggota DPRD Gerindra

Nasional22 menit lalu
Sungai Cikalintu Kembali Jebol, Warga Bandung di Hantui Banjir

Sungai Cikalintu Kembali Jebol, Warga Bandung di Hantui Banjir

Jawa Barat25 menit lalu
Polri Buka Suara Soal Penggeledahan di Ponpes Sukoharjo: Murni Penegakan Hukum, Bukan Stigmatisasi

Polri Buka Suara Soal Penggeledahan di Ponpes Sukoharjo: Murni Penegakan Hukum, Bukan Stigmatisasi

Nasional29 menit lalu
ADVERTISEMENT
IHSG Melemah, Deretan Saham Ini Anjlok Paling Dalam Hari Ini

IHSG Melemah, Deretan Saham Ini Anjlok Paling Dalam Hari Ini

Nasional34 menit lalu
Pembuatan Akta Gratis dari Pemerintah? Simak Program PTSL 2026, Syarat, Biaya dan Cara Mengurus Sertifikat Tanah!

Pembuatan Akta Gratis dari Pemerintah? Simak Program PTSL 2026, Syarat, Biaya dan Cara Mengurus Sertifikat Tanah!

Nasional54 menit lalu
Ramai Seruan Boikot Raffi Ahmad di Media Sosial, Ini Kronologi Lengkapnya

Ramai Seruan Boikot Raffi Ahmad di Media Sosial, Ini Kronologi Lengkapnya

Nasional54 menit lalu
KDM Siapkan Jaminan Pendidikan bagi 1.000 Anak Jabar untuk Kuliah di ITB

KDM Siapkan Jaminan Pendidikan bagi 1.000 Anak Jabar untuk Kuliah di ITB

Jawa Barat1 jam lalu
Saham GOTO Menguat ke Rp24, Laba Rp441 Miliar dan Buyback Picu Optimisme Investor

Saham GOTO Menguat ke Rp24, Laba Rp441 Miliar dan Buyback Picu Optimisme Investor

Nasional1 jam lalu
Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit

Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit

Purwakarta1 jam lalu