Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Monev Ditjen Penataan Agraria ke Kantah Keerom, Optimalkan Sektor Pertanian dan Peternakan untuk Kesejahteraan Masyarakat

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|20:02 WIB
Bagikan:
Monev Ditjen Penataan Agraria ke Kantah Keerom, Optimalkan Sektor Pertanian dan Peternakan untuk Kesejahteraan Masyarakat
Monev Ditjen Penataan Agraria ke Kantah Keerom, Optimalkan Sektor Pertanian dan Peternakan untuk Kesejahteraan Masyarakat

KEEROM-Dalam rangka mempercepat pelaksanaan Penataan Akses di Provinsi Papua, Direktorat Pemberdayaan Tanah Masyarakat yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Subditektorat Pengaturan dan Pengelolaan Akses Reforma Agraria dan jajaran melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Penatan Akses di Keerom, Provinsi Papua. (11/11/2024)

Pada kegiatan Monev ke Kantah Kabupaten Keerom, Kasubdit Pengaturan dan Pengelolaan Akses Reforma Agraria menekankan pentingnya penanganan yang sesuai dengan kultur wilayah dalam Penataan Akses. "Keseriusan Pemerintah Daerah sangat menentukan keberhasilan Reforma Agraria, dan kita ingin memastikan reforma agraria menjadi bagian yang terintegrasi dalam perencanaan dan penganggaran daerah," ujarnya

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Keerom, Firman Sinuraya menjelaskan, sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan petani, seperti penyerahan bibit tanaman tahunan yaitu: rambutan, petai, dan jengkol merupakan hasil kerjasama antara BPN dengan stakeholder terkait. Bibit-bibit ini diharapkan akan memberikan dampak positif dalam peningkatan hasil pertanian jangka panjang.

Selain fokus pada pertanian, Pemkab Keerom juga mengoptimalkan sektor peternakan, dengan pemberian suntik vitamin untuk sapi, babi, dan kambing. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas ternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat, dimana saat ini ternak sapi yang mencapai lebih dari 20.000 ekor menjadi aset penting bagi daerah ini.

Kantor Pertanahan Kabupaten Keerom telah merencanakan untuk mempercepat perubahan Kelompok Tani (Gapoktan) menjadi Koperasi, serta melanjutkan pengembangan sektor peternakan dengan mendorong produksi daging lokal yang lebih efisien dan berbasis produk, bukan hanya hewan hidup.(x)

Berita Terbaru

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Subang34 menit lalu
Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional10 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional11 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang12 jam lalu
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang12 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle12 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang12 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang12 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional12 jam lalu