Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pedagang Pasar Kasomalang Keluhkan Kenaikan Ongkos Kirim Akibat SPBU Tutup

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|08:10 WIB
Bagikan:
Pedagang Pasar Kasomalang Keluhkan Kenaikan Ongkos Kirim Akibat SPBU Tutup
KELUHAN: Salah seorang pedagang Pasar Kasomalang, Gema Fadhilah mengeluhkan sulitnya akses BBM setelah tutupnya SPBU di Kasomalang. Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Tutupnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kasomalang selama kurang lebih dua bulan terakhir mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat, khususnya para pedagang di Pasar Kasomalang.

Selain menyulitkan akses pembelian bahan bakar, kondisi tersebut disebut turut memicu kenaikan biaya distribusi yang berimbas pada meningkatnya harga sejumlah kebutuhan pokok.

Salah seorang pedagang Pasar Kasomalang, Gema Fadhilah, mengungkapkan para pedagang kini harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk mendapatkan barang dagangan dari pemasok. Menurutnya, biaya transportasi dan jasa pengiriman mengalami kenaikan sejak SPBU di Kasomalang tidak beroperasi.

“Biasanya kami menitipkan belanja dengan biaya sekitar Rp20 ribu, sekarang menjadi Rp30 ribu. Jadi ada tambahan biaya yang cukup terasa bagi pedagang,” ujar Gema saat ditemui di Pasar Kasomalang pada Minggu (7/6/2026).

Pedagang di Pasar Kasomalang Terpaksa Menaikkan Harga

Gema menjelaskan, kenaikan biaya tersebut pada akhirnya berpengaruh terhadap harga jual sejumlah bahan pokok di pasar. Pedagang terpaksa menyesuaikan harga karena biaya operasional yang meningkat, sementara kebutuhan masyarakat tetap harus terpenuhi.

Menurut Gema, keberadaan SPBU sangat penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat Kasomalang. Selain melayani kebutuhan bahan bakar warga, SPBU juga menjadi penunjang distribusi barang dari dan ke wilayah tersebut. Ketika SPBU tutup, kendaraan juga harus mencari bahan bakar ke daerah lain yang jaraknya lebih jauh, sehingga menambah waktu dan biaya perjalanan.

“Kondisi ini tentu memberatkan pedagang maupun masyarakat. Harapannya SPBU khususnya di Subang bisa segera beroperasi kembali agar biaya transportasi kembali normal,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah pedagang lainnya yang mengaku merasakan dampak langsung dari penutupan SPBU tersebut. Mereka berharap ada kejelasan terkait penyebab penutupan dan kapan fasilitas pengisian bahan bakar itu dapat kembali melayani masyarakat.

Sementara itu, saat dilakukan konfirmasi ke lokasi SPBU Kasomalang, tidak ada pihak manajemen maupun pengelola yang dapat memberikan keterangan resmi. Hingga saat ini belum diketahui secara pasti alasan penutupan SPBU yang telah berlangsung sekitar dua bulan tersebu.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta6 menit lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang26 menit lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang49 menit lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta1 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang1 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang1 jam lalu
SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

Riset dan Inovasi1 jam lalu
Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Subang1 jam lalu
Mahasiswi POLSUB Ciptakan Plester Pereda Nyeri Haid dari Limbah Daun Nanas dan Jahe

Mahasiswi POLSUB Ciptakan Plester Pereda Nyeri Haid dari Limbah Daun Nanas dan Jahe

Subang1 jam lalu