Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pengalaman Pemudik Asal Jakarta Naik Motor Listrik Sejauh 400 KM

H
HubaEditor: Huba
|09:00 WIB
Bagikan:
Pengalaman Pemudik Asal Jakarta Naik Motor Listrik Sejauh 400 KM
MUDIK MOTOR LISTRIK: Hartono membuktikan nyeman dan hematnya mudik menggunakan motor listrik. Pemudik asal Jakarta itu menempuh perjalanan 400 KM ke Purwokerto Jawa Tengah. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-PT PLN (Persero) hadir  memberikan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik. Seperti pengalaman Hartono, pemudik asal Jakarta yang pulang kampung ke Purwokerto, Jawa Tengah, dengan mengendarai motor listrik.

Dirinya, bersama istri dan seorang putrinya mudik dari Cipayung Jakarta Timur menuju Purwokerto Jawa Tengah dengan jarak tempuh kurang lebih 400 KM mengendarai motor listrik merek Charged Anoa. 

Saat beristirahat dan mengecash motor listriknya di PLN Pamanukan UP3 Purwakarta, Hartono meceritakan pengalamannya sepanjang perjalanan mudiknya itu dia membutuhkan tiga kali pengecasan. 

Saat berangkat dari Jakarta kondisi baterai motor telah terisi penuh. Ketika sampai Cikampek Hartono melakukan pengecasan yang pertama kemudian mengecas kembali di Indramayu dan Cirebon. 

Ketika dia melakukan perjalanan kembali ke Jakarta, dia juga telah mengecharge motor listriknya di Bumiayu, Cirebon dan Pamanukan. Semua lokasi pengecasan yang dia pilih berada di kantor PLN. "Saya mudik dari Jakarta ke Purwokerto menggunakan motor listrik mas. Berangkat dari Jakarta saya mengecharge motor listrik saya sebanyak tiga kali di Cikampek, Indramayu dan Cirebon. Kembalinya ke Jakarta saya mengecharge motor listrik saya di Bumiayu, Cirebon dan sekarang ini di Pamanukan. Semua pengisian saya lakukan di Kantor PLN," kata Hartono berbagi kisah.

Hartono mejelaskan kepuasannya dalam mengendarai motor listrik selama mudik yaitu tidak terasa panas, tidak berisik, bawa keluarga juga tidak terasa lelah. 

Terlebih, sambungnya, biaya pengisian motor listrik jauh lebih murah ketimbang motor berbahan bakar bensin. Hartono menjelaskan kalau pakai motor berbahan bakar besin sekali isi bisa mencapai Rp35.000. Tiga kali pengisian totalnya jadi Rp105.000. "Bandingkan dengan biaya charge motor listrik yang hanya Rp6.000 sekali charge atau total Rp18.000 tiga kali charge. Itu pun masih sisa sekitar 60 persen setelah pengisian terakhir," ujar Hartono.

Dirinya pun berterima kasih kepada PLN karena telah menyediakan lokasi untuk charging motor listriknya. "Sembari menunggu baterai terisi penuh saya dan keluarga dapat beristirahat sambil menikmati bekal makanan yang dibawa dan juga mencicipi cemilan yang disediakan PLN," ucap Hartono

Terpisah, Manajer PLN UP3 Purwakarta Grahaita Gumelar menyampaikan penggunaan kendaraan listrik banyak manfaatnya bagi masyarakat, selain lebih hemat dibanding dengan kendaraan bermotor, kendaraan listrik juga menjaga alam bumi kita tetap lestari dan terhindar dari pemanasan global. 

Gumelar menyebutkan, pengalaman mudik Hartono menggunakan motor listrik menjadi contoh nyata betapa nyamannya berkendara menggunakan kendaraan listrik. Lebih ekonomis dan murah, jauh berbeda dibandingkan berkendara menggunakan kendaraan bermotor. "Harapan saya ke depannya masyarakat lebih banyak lagi yang menggukan motor listrik agar bumi tetap lestari dan masyarakat tidak perlu membayar mahal untuk berkendara," kata Gumelar.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat Susiana Mutia menyampaikan apresiasinya untuk Hartono yang sudah membuktikan efisiensi penggunaan kendaraan listrik. "Mudah-mudahan, ke depan, semakin banyak pengguna kendaraan listrik di Jawa Barat," ujar Susiana.(add/sep)

Berita Terbaru

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional9 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional10 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang11 jam lalu
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang11 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle11 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang11 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang11 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional12 jam lalu
Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Nasional12 jam lalu