Penjelasan Pihak SPPG Soal Menu MBG di Kasomalang yang Diprotes Orang Tua

PASUNDANEKSPRES.ID - Pihak dapur SPPG buka suara soal kegaduhan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kasomalang.
Kejadian tersebut diketahui dipicu oleh salah persepsi sebagian orang tua murid terkait menu makanan yang dibagikan kepada siswa.
Hal itu disampaikan oleh Tafta Zani selaku Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Sindangsari 01. Menurut Tafta Zani, kegaduhan yang muncul di lapangan terjadi karena adanya perbandingan menu MBG antara dapur Sindangsari 01 dengan dapur lain.
Sebagian orang tua murid menilai menu yang disajikan berbeda, karena membandingkannya dengan dapur MBG yang menyusun menu untuk jangka waktu satu minggu, sementara dapur Sindangsari 01 menyajikan menu untuk satu hari distribusi.
“Menu yang dipermasalahkan kemarin itu sebenarnya adalah menu untuk satu hari. Jadi terjadi salah persepsi karena dibandingkan dengan dapur lain yang sistem menunya untuk satu minggu,” jelas Tafta Zani pada Sabtu (27/12/2025).
Menanggapi situasi tersebut, Tafta Zani bergerak cepat dengan melakukan konfirmasi dan koordinasi bersama berbagai pihak terkait.
Klarifikasi dilakukan secara terbuka dengan melibatkan aktivis mahasiswa, tokoh masyarakat, perwakilan komite sekolah, Karang Taruna kecamatan, serta insan media. Dalam pertemuan itu, Zani menjelaskan secara rinci sistem penyusunan menu MBG di dapur Sindangsari 01.
Hasilnya, setelah penjelasan disampaikan secara menyeluruh, seluruh pihak yang hadir dapat memahami duduk persoalan yang sebenarnya. Kegaduhan pun mereda karena tidak ditemukan adanya pelanggaran dalam pelaksanaan program MBG tersebut.
Tafta Zani juga menegaskan bahwa dari sisi gizi, menu MBG yang disajikan sudah sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dan aturan yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Ia memastikan tidak ada pengurangan porsi maupun kualitas gizi dalam setiap menu yang didistribusikan kepada para siswa.
“Semua sudah sesuai juknis dan aturan dari BGN, tidak ada pengurangan sama sekali,” tegasnya.
Selain itu, Zani menyampaikan pihaknya selalu bersikap transparan dan terbuka terhadap kritik maupun komplain dari guru, orang tua murid, serta masyarakat. Bahkan, sebelum pendistribusian makanan, pihak SPPG Sindangsari 01 telah mengonfirmasi dan mengumumkan menu yang akan dibagikan kepada guru-guru terkait. (hdi/ded/ysp)
