PMI Subang Siagakan 16 Personel Amankan Arus Mudik Lebaran 1447 H

PASUNDANEKPSRES.ID - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Subang menyiagakan personel untuk membantu pengamanan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen PMI dalam memberikan rasa aman dan pelayanan kemanusiaan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Subang.
Sejak Kamis, 19 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, berdasarkan instruksi Ketua PMI Kabupaten Subang, H. Tatang Komara, sebanyak 16 personel telah disiagakan di sejumlah titik strategis. Langkah ini dilakukan guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung lancar dan aman.
Personel yang diterjunkan terdiri dari 2 pengurus, 5 staf markas, serta 9 relawan yang bertugas dengan penuh dedikasi. Mereka ditempatkan di tiga lokasi utama, yaitu Posko Utama Markas PMI Kabupaten Subang, Pos Gabungan Jalur Selatan di kawasan Sariater, serta Pos Gabungan Jalur Pantura di sekitar kolong Flyover Pamanukan.
Dalam mendukung operasional di lapangan, PMI Subang juga menyiapkan dua unit ambulans dan satu unit kendaraan operasional markas. Fasilitas ini digunakan untuk memberikan pertolongan pertama hingga evakuasi apabila diperlukan.
Kegiatan pengamanan ini turut melibatkan berbagai instansi, di antaranya TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan. Sinergi lintas sektor tersebut menjadi upaya bersama dalam menjaga kelancaran arus mudik Lebaran.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi arus lalu lintas masih terbilang lancar. Cuaca cerah dengan suhu sekitar 28 derajat Celsius turut mendukung kelancaran perjalanan para pemudik. Hingga saat ini, belum ada laporan terkait kecelakaan maupun korban luka.
Meski demikian, kesiapsiagaan petugas tetap menjadi prioritas utama. Jadwal penjagaan pun telah disusun secara fleksibel menyesuaikan dengan penetapan Hari Raya Idul Fitri.
Apabila Lebaran jatuh pada 21 Maret 2026, maka pengamanan dilakukan pada 19–20 serta 23–24 Maret. Sementara itu, jika Lebaran ditetapkan pada 20 Maret 2026, penjagaan dilaksanakan pada 19 serta 22–24 Maret.
Di balik perjalanan para pemudik, terdapat peran para relawan kemanusiaan yang setia berjaga tanpa lelah.
PMI Subang memastikan setiap perjalanan pulang bukan hanya tentang sampai tujuan, tetapi juga tentang keselamatan dan kebahagiaan yang menyertainya.(znl/ysp)
