Rizky Muhamad Subagja 31 Tahun Sudah Jadi Kepala Sekolah

PASUNDANEKSPRES.ID - Usianya masih 31 tahun, Rizky Muhamad Subagja, S.Pd.Gr., M.Tr.IP resmi dipercaya memimpin SMKN Cijambe sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah.
Penunjukan ini berdasarkan Surat Perintah Pelaksana Tugas dari Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Nomor: 26044/KPG.11.01/Sekre tanggal 26 November 2025. Ia mulai menjalankan tugas terhitung 1 Desember 2025.
Rizky, yang lahir di Majalengka pada 27 Juli 1994, mengaku amanah yang diberikan menjadi tantangan sekaligus motivasi baru dalam perjalanan kariernya di dunia pendidikan.
Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi SMKN Cijambe bukanlah hal ringan. Lokasi sekolah yang kurang strategis, akses transportasi yang sulit, rendahnya minat lulusan SMP/MTs untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah negeri, hingga banyaknya sekolah swasta setara SMA/SMK di Kecamatan Cijambe menjadi pekerjaan besar yang harus segera ditangani.
“Situasi geografis dan kompetisi sekolah di wilayah Cijambe memang menjadi tantangan tersendiri. Namun ini justru memacu kami untuk bergerak lebih cepat dan kreatif,” ujar Rizky kepada Pasundan Ekspres, Selasa (2/12/2025).
Untuk menjawab tantangan tersebut, ia menyiapkan sejumlah strategi. Rizky berencana memperkuat sosialisasi program sekolah kepada masyarakat sekitar, meningkatkan prestasi siswa melalui berbagai perlombaan, serta mengoptimalkan peran alumni dalam penyerapan kerja, pendidikan lanjutan, dan kewirausahaan.
Selain itu, civitas akademika akan dilibatkan secara aktif dalam promosi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau SPMB 2026 secara lebih masif. Ia juga mendorong digelarnya berbagai kompetisi yang melibatkan SMP/MTs sebagai upaya memperkenalkan SMKN Cijambe lebih luas.
Tidak hanya itu, Rizky juga mengusulkan rencana pembangunan asrama siswa dan relokasi sekolah ke lokasi yang lebih strategis untuk meningkatkan aksesibilitas serta daya tarik calon peserta didik.
“Dengan kolaborasi seluruh pihak, saya optimistis SMKN Cijambe dapat berkembang dan menjadi pilihan utama masyarakat,” tegasnya.(ysp)
