Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Satu-satunya di Pulau Jawa, Guru Subang Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Internasional Program Gemini Academy

Z
Zaenal AbidinEditor: Yusup Suparman
|14:59 WIB
Bagikan:
Satu-satunya di Pulau Jawa, Guru Subang Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Internasional Program Gemini Academy
Kepala Disdikbud Subang Heri Sopandi bersama tim dan peserta pelatihan program Gemini Academy foto bersama di aula SMPN 1 Subang, Rabu (21/1/2026).

PASUNDANEKSPRES.ID - Kolaborasi strategis antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang dengan Google for Education dan REFO kembali menorehkan capaian penting dalam penguatan transformasi pendidikan digital.

Melalui program Gemini Academy, Kabupaten Subang dipercaya sebagai satu-satunya daerah di Pulau Jawa yang terpilih menerima beasiswa pelatihan dan sertifikasi internasional bagi para pendidik.

Program Gemini Academy ini diinisiasi langsung oleh Google for Education dan REFO sebagai mitra pengembangan pendidikan berbasis teknologi.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepercayaan terhadap komitmen Disdikbud Kabupaten Subang dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital secara masif dan terarah di lingkungan satuan pendidikan.

Pelatihan Gemini Academy dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, dan diikuti oleh sekitar 300 guru dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Subang.

Peserta berasal dari komunitas guru TIK serta para wakil kepala sekolah bidang kurikulum yang diproyeksikan menjadi agen perubahan di sekolah masing-masin

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Heri Sopandi S.Sos., M.M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terpilihnya Subang sebagai daerah penerima program strategis tersebut.

Ia menilai kesempatan ini sebagai momentum penting untuk meningkatkan kualitas guru sekaligus memperkuat daya saing pendidikan daerah di tingkat nasional maupun globa

Menurut Heri Sopandi, kolaborasi dengan Google for Education dan REFO sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional yang menekankan penguatan literasi digital dan pemanfaatan teknologi secara bijak.

"Maka dari itu, para guru mampu memanfaatkan pelatihan ini untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik," harapnya.

Ia menegaskan bahwa sebagai dasar kebijakan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Google, seluruh guru atau peserta diwajibkan memberikan umpan balik kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang secara langsung melalui survei atau formulir https://forms.gle/vToWXTQRAXSceJaQ7.

"Umpan balik tersebut berkaitan dengan urgensi penerapan pembelajaran kecerdasan buatan (AI), khususnya dalam kaitannya dengan penguatan karakter peserta didik," ucapnya.

Theofilus L. Yosafat selaku Learning Consultant REFO Indonesia menyampaikan pelatihan akademik yang diselenggarakan oleh Google di Kabupaten Subang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) secara etis dan bertanggung jawab.

Menurutnya, pelatihan ini penting agar para pendidik tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi serta mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan menarik bagi peserta didik.

Ia menjelaskan, Subang dipilih sebagai lokasi pelatihan karena tingginya antusiasme para guru terhadap pemanfaatan teknologi pendidikan.

"Melalui kegiatan ini, kedepan dapat mendorong terwujudnya transformasi pendidikan di Subang sekaligus menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu wilayah unggulan dalam pengembangan teknologi pendidikan," tegasnya.

Sementara itu, kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SMP Disdikbud Kabupaten Subang, Fera Maulidya Sukarno, M.Pd., menjelaskan Disdikbud berperan aktif dalam proses koordinasi, seleksi peserta, hingga pengawalan keberlanjutan program.

Hal tersebut dilakukan agar pelatihan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi memberi dampak nyata bagi peningkatan mutu pembelajaran.

Fera menambahkan, seluruh peserta mendapatkan sertifikat pelatihan Gemini Academy serta beasiswa sertifikasi internasional Gemini Educator dari Google. Sertifikasi tersebut menjadi pengakuan kompetensi global bagi guru dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi Gemini secara profesional di kelas.

Sebagai tindak lanjut, para peserta diwajibkan melakukan pengimbasan kepada minimal sepuluh guru lainnya. Kewajiban ini menjadi bagian dari strategi Disdikbud Subang untuk memastikan pengetahuan dan praktik baik hasil pelatihan dapat tersebar luas dan berkelanjutan di seluruh satuan pendidikan.

Lebih lanjut, Fera menjelaskan terpilihnya Subang tidak lepas dari statusnya sebagai kabupaten yang memiliki sekolah rujukan Google.

“Subang itu kabupaten yang memiliki sekolah rujukan Google di wilayah Jawa Barat, Banten, dan Jakarta,” jelas Fera.

Menurutnya, kesempatan ini merupakan peluang yang sangat berharga bagi peningkatan kualitas guru di Subang. Google for Education bahkan meminta agar 300 guru diberikan beasiswa pelatihan.

“Mereka minta 300 orang guru diberikan beasiswa. Alhamdulillah kita senang. Kita undang komunitas guru TIK, MGPTIK, dan para wakil kepala sekolah,” ujar Fera.

Ia berharap para peserta pelatihan tidak hanya memperoleh ilmu untuk diri sendiri, tetapi juga mampu mendiseminasikan hasil pelatihan kepada rekan-rekan guru di sekolah masing-masing.

Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan sertifikat pelatihan, tetapi juga berkesempatan meraih sertifikasi internasional Gemini Educator.

“Hari ini pelatihannya memperoleh sertifikat pelatihan dan juga berpeluang memperoleh sertifikasi Gemini Educator internasional,” tambahnya.

Namun demikian, sertifikasi tersebut harus melalui tahapan ujian yang ketat. Peserta yang belum lulus masih diberi kesempatan remedial.

“Setelah pulang dari sini mereka akan mengambil tes. Kalau tidak lulus belum dapat sertifikasi, tapi masih ada kesempatan remedial. Ini sangat serius, tidak hanya duduk lalu pulang,” tegas Fera.

Selain itu, peserta yang telah lulus diwajibkan melakukan pengimbasan kepada minimal 10 guru lain, sesuai ketentuan dari Google for Education. Data guru yang menerima imbasan akan diverifikasi sebelum sertifikat resmi dirilis.

“Kalau sertifikat ini sudah diperoleh, berarti kualitas guru Subang itu meningkat,” terangnya.

Selain penguatan kompetensi digital, Heri Sopandi juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai karakter dalam pemanfaatan teknologi.

Ia mengingatkan agar AI digunakan sebagai alat bantu pembelajaran, bukan pengganti peran guru, serta tidak melemahkan integritas dan kreativitas siswa.

"Melalui kolaborasi antara Disdikbud Kabupaten Subang, Google for Education, dan REFO, serta kepercayaan sebagai satu-satunya daerah di Pulau Jawa penerima beasiswa pelatihan Gemini Academy, Kabupaten Subang optimistis mampu menjadi role model nasional dalam penerapan pendidikan digital yang adaptif, beretika, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia," pungkasnya.(znl/hru/ysp)

Berita Terbaru

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline5 menit lalu
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang2 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat2 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle3 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle4 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle4 jam lalu
Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Nasional5 jam lalu
Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Lifestyle5 jam lalu
Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle6 jam lalu