Staf Khusus Gubernur Jabar Kecelakaan di Tol Jatiluhur, Sopir Diduga Mengantuk

PURWAKARTA – Staf Khusus Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), mengalami kecelakaan tunggal sesaat setelah keluar dari Gerbang Tol (GT) Jatiluhur, Purwakarta, Rabu (10/9) malam.
Mobil Toyota Fortuner berwarna hitam yang ditumpanginya ringsek di bagian depan setelah menabrak pembatas jalan.
Mobil tersebut dikemudikan Darman, sopir pribadi yang saat itu membawa salah satu staf KDM bernama Kang Hasyim.
Keduanya diketahui baru saja pulang dari dinas di Bandung menuju rumah di Kecamatan Sukatani, Purwakarta.
Diduga, kecelakaan dipicu oleh sopir yang mengantuk sehingga kurang konsentrasi saat mengemudi.
“Ya, kelihatannya sopir mengantuk sehingga kurang fokus ke jalan,” ujar seorang petugas Polantas di lokasi kejadian.
Selain faktor kelelahan pengemudi, kondisi jalan yang minim penerangan serta ketiadaan rambu lalu lintas juga diduga turut memperparah risiko kecelakaan di titik tersebut.
Kang Hasyim, staf KDM yang berada di dalam mobil, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menuturkan kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, tak lama setelah kendaraan keluar dari GT Jatiluhur.
“Sepertinya sopir saya lelah dan mengantuk, sehingga mobil langsung menghantam pembatas jalan di tengah,” kata Hasyim saat dihubungi awak media, Kamis (11/9).
Hasyim juga mengeluhkan kondisi jalan yang gelap dan minim rambu peringatan. Ia menilai faktor tersebut perlu segera mendapat perhatian dari pihak Jasa Marga.
“Katanya di lokasi itu sering terjadi kecelakaan menabrak pembatas jalan. Ini harus jadi perhatian serius,” ujarnya.
Meski demikian, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hasyim hanya mengalami luka ringan berupa memar dan bengkak di bagian lutut akibat benturan.
“Saya masih agak syok dan trauma. Lutut saya memar, mungkin karena terbentur saat mobil menghantam pembatas,” pungkasnya. (mld/idr)
