Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

SUBANG DOELOE: Masjid Agung Subang Dulunya Bangunan Belanda

H
HubaEditor: Huba
|08:10 WIB
Bagikan:
SUBANG DOELOE: Masjid Agung Subang Dulunya Bangunan Belanda
SEJARAH: Nampak depan Masjid Agung Al-Musabaqoh. Foto atas bangunan dulu. Foto bawah bangunan sekarang.

SUBANG-Masjid Agung Al-Musabaqoh, salah satu kebanggaan warga Subang, ternyata menyimpan sejarah unik yang tak banyak diketahui publik. Sebelum menjadi pusat ibadah dan wisata religi, bangunan ini ternyata merupakan rumah bergaya Eropa!  

Terletak di Jalan RA Wangsa Ghofrana, Kecamatan Subang, masjid ini kini ramai dikunjungi, terutama saat bulan Ramadan. Lokasinya yang strategis, berdekatan dengan Alun-alun Subang, menjadikannya destinasi favorit masyarakat. Namun, siapa sangka bahwa dulunya bangunan ini adalah bagian dari kompleks lapangan golf P&T Lands milik Anglo Dutch Plantations?  

Dosen Pendidikan Sejarah Institut Pangeran Dharma Kusuma, Anggi A. Junaedi, mengungkapkan fakta menarik ini. "Iya, Masjid Agung dulunya rumah orang Eropa," katanya.  

Transformasi bangunan ini tidak lepas dari peran Bupati Subang pertama, R. Atju Syamsudin, yang ingin mengubah wajah kota dari modern ke tradisional. Pembangunan masjid dimulai pada 1968 dan selesai sepuluh tahun kemudian.  

"Dampaknya positif. Subang akhirnya punya ikon seperti kota tradisional lain, semisal Sumedang atau Bandung. Masyarakat menjadikannya pusat berkumpul dan dakwah," jelas Anggi.  

Masjid Agung Al-Musabaqoh sempat terkenal dengan desain arsitekturnya yang khas: tiga lantai berwarna putih dengan jendela hitam, dilengkapi kubah besar, kubah-kubah kecil, dan menara yang menawan. Keunikannya bahkan menarik perhatian produsen rokok PT Djarum, yang menjadikannya lokasi syuting iklan Lebaran pada 2004.  

Sayangnya, bentuk ikonik itu kini hanya tinggal kenangan. "Kita tidak bisa lagi melihat bangunan aslinya karena sudah mengalami perubahan arsitektur," ujar Anggi dengan nada menyesal.  

Meski begitu, Masjid Agung Al-Musabaqoh tetap menjadi saksi bisu sejarah Subang yang terus menginspirasi.(fsh/ysp)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional39 menit lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional42 menit lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional45 menit lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline50 menit lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang2 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat2 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang3 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle4 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle5 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle5 jam lalu