Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Targetkan 12 Kursi DPRD, PDI Perjuangan Kabupaten Subang Sudah Bicara Pemilu 2029

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|08:20 WIB
Bagikan:
Targetkan 12 Kursi DPRD, PDI Perjuangan Kabupaten Subang Sudah Bicara Pemilu 2029
TATAP PEMILU 2029: Politisi PDI Perjuangan sudah merumuskan target untuk menang pemilu 2029 dalam Rapat Konsolidasi Internal DPC PDI Perjuangan Subang, Selasa (28/4/2026). Cindy Desita/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Subang menargetkan 12 kursi di DPRD Kabupaten Subang pada Pemilu 2029.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang, H. A. Kosim menyampaikan, langkah awal untuk mencapai target tersebut adalah menuntaskan konsolidasi dan penguatan struktur partai secara menyeluruh, mulai dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC), ranting, hingga anak ranting.

Menurutnya, kekuatan utama PDI Perjuangan terletak pada soliditas organisasi hingga level paling bawah sebagai ujung tombak pergerakan politik di tengah masyarakat.

“Tugas kita menyelesaikan struktur partai dari mulai PAC, ranting, anak ranting. Kekuatan PDI Perjuangan Kabupaten Subang salah satunya harus kuat sampai anak ranting,” ujar Kosim dalam acara Konsolidasi Internal DPC PDI Perjuangan, Selasa (28/4/2026).

Ia menekankan, struktur partai yang kokoh dari tingkat desa dan lingkungan masyarakat menjadi modal penting untuk memperbesar basis dukungan sekaligus memastikan kerja politik partai berjalan efektif dan menyentuh kebutuhan rakyat secara langsung.

“Kita punya modal dari PAC sampai anak ranting itu diperkuat sampai akar bawah,” kata H. Kosim.

Dengan fondasi organisasi yang diperkuat hingga lapisan terbawah, Kosim optimistis PDI Perjuangan Kabupaten Subang mampu meningkatkan perolehan kursi secara signifikan pada Pemilu Legislatif 2029. “Saya mentargetkan 12 kursi 2029,” tegasnya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono menyampaikan, konsolidasi organisasi menjadi kunci utama dalam membangun kembali kekuatan partai di Kabupaten Subang. Ia menekankan bahwa seluruh struktur harus aktif, solid, dan hadir di tengah masyarakat.

“2029 kita tadi sudah membuat komitmen bersama untuk rebut kembali kemenangan di Kabupaten Subang. Bukan hanya legislatif tapi juga termasuk eksekutif,” tegasnya.

Ono juga mengingatkan bahwa kepemimpinan di tubuh partai bukan sekadar jabatan administratif, melainkan tanggung jawab penuh untuk menjaga eksistensi dan efektivitas program partai, baik secara internal maupun eksternal.

“Ketua harus bertanggung jawab menjaga eksistensi program partai baik internal atau eksternal,” katanya.

Ia menjelaskan, Ketua DPC memiliki peran sentral dalam memastikan struktur partai berjalan efektif, program kerakyatan menyentuh masyarakat, serta para wakil rakyat dari PDIP benar-benar hadir memperjuangkan kepentingan warga.

“Maka ketua DPC itu memastikan bagaimana struktur partai berjalan dengan baik, bagaimana program rakyat berjalan dengan baik, bagaimana memastikan 9 anggota DPRD Kabupaten Subang bergerak ke tengah-tengah rakyat,” jelas Ono.

Tak hanya ketua, ia menekankan peran sekretaris dan bendahara sebagai pilar penting organisasi. Sekretaris disebut sebagai motor penggerak organisasi, sementara bendahara bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan keuangan partai secara sehat dan akuntabel.

“Sekretaris, bendahara juga mempunyai tanggung jawab yang jelas. Sekretaris sebagai motor organisasi, bendahara bagaimana bertanggung jawab mengelola keuangan partai,” ujarnya.

Bangun Kekuatan PDI Perjuangan Kabupaten Subang

Dengan sinergi tiga pilar utama tersebut, Ono optimistis seluruh jajaran partai dari DPC hingga ranting dapat bergerak serentak dalam membangun kekuatan politik yang berorientasi pada kebutuhan rakyat.

“Maka tiga komponen ini yang bergerak mengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang yang memastikan jajaran ke tingkat ranting juga bergerak bersama-sama,” kata Ono.

Ono menegaskan pesan ideologis yang menurutnya selalu ditekankan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri: kemenangan politik bukan tujuan utama, melainkan hasil dari keberhasilan menyelesaikan persoalan rakyat.

“Intinya menang itu kuncinya gampang kata Ibu Mega. Jangan bicara merebut kekuasaan tapi bicara bagaimana menyelesaikan persoalan rakyat. Maka apabila persoalan rakyat itu selesai, maka kemenangan itu sebagai bonusnya,” pungkas Ono.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional15 menit lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta35 menit lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang55 menit lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang1 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga2 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional2 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle2 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang2 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle2 jam lalu