Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tridjaya Tani Buka Peluang Jadi Pengusaha Jasa Alat Pertanian

H
HubaEditor: Yusup Suparman
|10:04 WIB
Bagikan:
Tridjaya Tani Buka Peluang Jadi Pengusaha Jasa Alat Pertanian
KOLABORASI: Owner Tridjaya Group, dr. Setiawan Widjaya (kiri) mengajak salah satu mitra untuk menyampaikan pandangangnya mengenai usaha sektor pertanian dalam acara Ngopi Bareng bersama Tridjaya Tani dengan tema Cuan Bersama, Petani Sejahtera pada Rabu (26/8/2026). Yusup Zaelani/Pasundan Ekspres

SUBANG - Tridjaya Tani tidak hanya menawarkan berbagai alat dan mesin pertanian bagi petani, tetapi juga membuka peluang masyarakat untuk menjadi pengusaha di sektor pertanian melalui usaha jasa penyewaan alat dan mesin pertanian.

Peluang tersebut dinilai terbuka lebar, terutama di Kabupaten Subang yang merupakan salah satu daerah lumbung padi nasional. Masyarakat yang tertarik mengembangkan usaha jasa pertanian dapat memanfaatkan alat dan mesin pertanian yang disediakan Tridjaya Tani untuk disewakan kepada pemilik lahan.

Owner Tridjaya Group, dr. Setiawan Widjaya, mengatakan usaha jasa penyewaan alat dan mesin pertanian memiliki prospek yang menjanjikan. Menurutnya, kebutuhan terhadap alat pertanian modern cukup besar seiring dengan luasnya lahan pertanian di Subang.

“Peluangnya sangat terbuka untuk menjadi pengusaha yang menyewakan alat dan mesin pertanian. Karena Subang ini salah satu lumbung padi nasional,” kata Setiawan dalam acara Ngopi Bareng bersama Tridjaya Tani dengan tema Cuan Bersama, Petani Sejahtera pada Rabu (26/8/2026). Acara tersebut rencananya akan rutin digelar tiap satu hingga dua minggu sekali dalam satu bulan. Dihadiri berbagai pihak terkait di sektor pertanian. 

Ia memberikan simulasi sederhana usaha jasa penyewaan combine harvester. Dengan tarif sewa minimal Rp2 juta untuk satu hektare, satu unit combine yang mampu mengerjakan empat hektare dalam sehari dapat menghasilkan omzet Rp8 juta per hari.

Jika 50 persen omzet tersebut digunakan untuk biaya operasional, maka keuntungan yang diperoleh sekitar Rp4 juta per hari untuk pengerjaan empat hektare.

Dengan asumsi alat beroperasi selama 10 hari efektif dalam satu bulan, keuntungan yang diperoleh mencapai sekitar Rp40 juta per bulan.

Dari keuntungan tersebut, sekitar Rp10 juta dapat dialokasikan untuk membayar angsuran pembelian combine. Dengan demikian, pengusaha masih berpotensi memperoleh keuntungan sekitar Rp30 juta per bulan.

“Kalau satu bulan 10 hari efektif, berarti Rp4 juta dikali 10 hari, sekitar Rp40 juta. Kemudian angsuran misalnya Rp10 juta, masih ada Rp30 juta,” jelasnya.

Harga combine yang ditawarkan Tridjaya Tani sendiri mulai dari kisaran Rp300 jutaan hingga Rp500 jutaan. Setiawan mengatakan, dengan skema usaha tersebut, investasi alat dapat dicicil hingga lunas sekaligus menghasilkan pendapatan dari jasa penyewaan.

Untuk memudahkan masyarakat yang ingin memulai usaha tersebut, Tridjaya Tani menyediakan kemudahan pembelian melalui skema kredit. Bahkan, tersedia program promo dengan uang muka atau DP nol rupiah serta bunga kredit ringan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Tridjaya Tani juga bekerja sama dengan berbagai perbankan untuk menyediakan pilihan pembiayaan bagi masyarakat yang ingin memiliki alat dan mesin pertanian.

Tridjaya Group sebelumnya resmi melakukan soft opening Tridjaya Tani di Pagaden, Kabupaten Subang, Sabtu (25/7/2026). Kehadiran pusat penjualan alat dan mesin pertanian tersebut ditujukan untuk memudahkan masyarakat memperoleh sarana produksi pertanian sekaligus mendorong percepatan mekanisasi pertanian.

Berlokasi di belakang Tridjaya Motor Pagaden, Tridjaya Tani menyediakan berbagai produk alat dan mesin pertanian, mulai dari hand tractor, mesin diesel, pompa air hingga peralatan pertanian modern lainnya.

Setiawan mengatakan, Tridjaya Tani hadir bukan hanya untuk membantu petani memiliki alat pertanian, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengembangkan usaha baru di sektor pertanian.

“Tridjaya Tani hadir untuk membantu para petani memiliki alat dan mesin pertanian dengan harga yang terjangkau, baik melalui pembelian secara tunai maupun kredit musiman,” ujarnya.

Menurutnya, mekanisasi pertanian dapat membuat pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien. Dengan dukungan alat dan mesin pertanian modern, produktivitas di sektor pertanian diharapkan meningkat sekaligus membantu mempertahankan Subang sebagai salah satu lumbung padi nasional.(red)

Berita Terbaru

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle59 menit lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline2 jam lalu
Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Nasional2 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Headline2 jam lalu
Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Lifestyle2 jam lalu
600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

Nasional3 jam lalu
Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Nasional3 jam lalu
Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Nasional4 jam lalu
Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Nasional4 jam lalu