Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Waduk Jatiluhur Masih Aman, Tidak Terdampak Kerusakan Akibat Gempa Bekasi

A
Adam SumartoEditor: Yusup Suparman
|08:40 WIB
Bagikan:
Waduk Jatiluhur Masih Aman, Tidak Terdampak Kerusakan Akibat Gempa Bekasi
AMAN: Kondisi terkini Waduk Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta, Kamis (21/8/2025). Kondisi waduk tersebut dalam kondisi aman.

PURWAKARTA-Gempa bumi berkekuatan M 4,9 yang mengguncang wilayah Tenggara Bekasi pada Rabu malam (20/8/2025) turut dirasakan hingga ke Bendungan Utama Ir H Djuanda (Waduk Jatiluhur), Kabupaten Purwakarta. 

‎Jarak pusat gempa yang hanya 15,37 km dari objek vital nasional ini membuat Perum Jasa Tirta (PJT) II langsung mengambil langkah cepat dan melakukan inspeksi luar biasa terhadap kondisi bendungan.

‎General Manajer Wilayah 4 sekaligus Kepala Subunit Pengelola Bendungan Ir H Djuanda, Anom Soal Herudjito, menyampaikan bahwa gempa direspons secara prosedural sesuai standar pengelolaan bendungan vital nasional.

‎"Langkah pertama yang kami ambil adalah melakukan update data dari instrumen pemantauan keamanan bendungan seperti pergerakan tubuh bendungan, rembesan, dan parameter lainnya," kata Anom kepada wartawan di Waduk Jatiluhur, Kamis (21/8/2025). 

Setelah itu, sambungnya, dilakukan inspeksi visual terhadap kondisi fisik bendungan, apakah ada retakan, longsoran, atau kerusakan lainnya.

‎Anom mengatakan, dua alat pemantauan otomatis yang dimiliki PJT II menjadi garda terdepan dalam pengawasan kondisi Waduk Jatiluhur.

‎Pertama, kata dia, ada Strong Motion Accelerometer, alat untuk mendeteksi percepatan gempa yang dirasakan di tubuh bendungan.

Kedua, lanjut Anom, Geodetik Monitoring System, perangkat robotik yang memantau pergerakan eksternal tubuh bendungan secara real-time.

‎‎"Alhamdulillah, dari dua alat ini tidak ditemukan anomali atau gangguan. Kondisi waduk masih dalam batas aman. Akan tetapi, monitoring tetap kami lanjutkan karena sejak gempa utama, sudah terjadi enam hingga tujuh gempa susulan," ujar Anom.

Disebutkan Anom, ‎PJT II tak hanya fokus pada Bendungan Ir H Djuanda, tapi juga inspeksi dilakukan terhadap dua bendungan lainnya yang berada dalam pengelolaan Unit Wilayah 4, yaitu Bendungan Kamojing di Karawang dan Cipancuh di Subang. 

Meski secara kompleksitas tidak sebesar Jatiluhur, namun kondisi bendungan-bendungan tersebut tetap menjadi perhatian.

‎"Kami juga memantau tanggul-tanggul penutup atau daik seperti di Pasir Gombong, Urug, dan Ciganea. Semua dalam kondisi terkendali," ucapnya.

‎Meski hingga kini tidak ditemukan kerusakan berarti, proses inspeksi dan pemantauan tetap berlangsung menyusul potensi gempa susulan. 

"Ini ‎mengingat Waduk Jatiluhur merupakan objek vital nasional yang berfungsi strategis dalam penyediaan air, pembangkit listrik, dan pengendalian banjir, langkah mitigasi cepat menjadi prioritas," kata Anom.(add/ysp)

Berita Terbaru

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang21 menit lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang41 menit lalu
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang41 menit lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional1 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle2 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang2 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle2 jam lalu
Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Subang2 jam lalu
Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Lifestyle2 jam lalu