Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bupati Purwakarta Lepas 29 Siswa SMA/SMK Ikut Pendidikan Berkarakter, Diselenggarakan di Rindam III/Siliwangi

E
EgiEditor: Egi
|00:21 WIB
Bagikan:
Bupati Purwakarta Lepas 29 Siswa SMA/SMK Ikut Pendidikan Berkarakter, Diselenggarakan di Rindam III/Siliwangi
Sebanyak 29 siswa tingkat SMA/SMK sederajat dari Kabupaten Purwakarta diberangkatkan ke barak militer Rindam III/Siliwangi.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Sebanyak 29 siswa tingkat SMA/SMK sederajat dari Kabupaten Purwakarta diberangkatkan ke barak militer Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) III/Siliwangi di Kota Bandung untuk mengikuti program pendidikan berkarakter.

Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya perilaku menyimpang di kalangan pelajar yang tidak lagi mampu ditangani oleh pihak sekolah maupun orang tua.

Pantauan di Markas Kodim 0619/Purwakarta, puluhan siswa sudah berbaris rapi menggunakan pakaian hitam-putih pada Senin (5/5) pukul 05.00 WIB.

Mereka berangkat ke barak militer Rindam III/Siliwangi, Kota Bandung menggunakan bus yang sudah disediakan Pemkab Purwakarta. 

Tampak para orang tua siswa hadir untuk melepas anak-anaknya yang akan menjalani pendidikan berkarakter selama 14 hari itu.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, akrab disapa Om Zein juga tampak hadir. "Keputusan ini telah melalui proses verifikasi mendalam," kata Om Zein. 

Para siswa yang dikirim, kata dia, merupakan mereka yang mengalami masalah serius seperti sering begadang, bolos sekolah, hingga terlibat pergaulan bebas seperti merokok dan konsumsi minuman keras.

"Yang dibawa ke sini itu memang sudah tidak bisa ditangani oleh orangtua dan sekolahnya," ujar Om Zein. 

Rata-rata mereka itu suka begadang, pagi susah bangun, bolos sekolah, nongkrong, bahkan ada yang mabuk. "Orangtuanya pun sudah kewalahan," ucapnya.

Program ini disambut positif oleh para orangtua. Salah satu wali murid, Dadan, mengungkapkan rasa lega dan harapannya terhadap pembinaan yang lebih tegas dan disiplin.

"Mendukung, sangat mendukung. Kami sudah lelah menghadapi kenakalan anak-anak. Mudah-mudahan setelah ini mereka bisa lebih disiplin, terutama dalam sekolah," kata Dadan.

Ia menyebutkan bahwa anaknya kerap bolos sekolah dan tidur larut malam. "Suka begadang, terus paginya malah engga sekolah jadi bolos. Semoga program ini bisa buat jadi anak lebih disiplin," ujarnya.

Dadan berharap, program pendidikan karakter ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap positif para pelajar.

"Sekaligus meringankan beban keluarga dan pihak sekolah dalam menangani kenakalan remaja," ucap Dadan.

Sementara itu, di Resimen Armed 1/Sthira Yudha ada suasana berbeda. Tampak 16 siswa SMP kelas 9 yang tengah menjalani pendidikan berkarakter tetap mengikuti pelaksanaan ujian akhir sekolah (UAS) di barak militer.

Ke-16 siswa kelas 9 tersebut mengerjakan ujian yang diawasi langsung oleh guru dan anggota TNI. Sementara itu, siswa kelas 7 dan 8 tampak menjalani latihan bela diri karate.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Purwakarta, Purwanto mengatakan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menghadirkan suasana belajar yang berbeda, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan dan kemandirian.

“Mereka tetap belajar. Ujian tetap berjalan seperti biasa. Soal dibawa langsung oleh guru ke barak. Bahkan malam sebelumnya para guru memberikan bimbingan intensif untuk persiapan ujian hari ini, termasuk untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Pendidikan Agama Islam,” kata Purwanto kepada wartawan di lokasi.

Meski ditempatkan di barak militer, kata dia, kenyamanan siswa tetap menjadi prioritas. Meja-meja yang digunakan layaknya meja kuliah yang ergonomis, dan makanan yang disediakan pun disebut enak dan bergizi.

“Suasana ujiannya nyaman, makanannya juga enak. Anak-anak tetap semangat belajar meskipun ujian dilakukan di luar lingkungan sekolah,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, sebanyak 39 siswa tingkat SMP mengikuti program pembinaan karakter dan bela negara di barak militer Resimen Armed 1 Sthira Yudha, sejak Kamis (1/5/2025) kemarin.

Puluhan siswa tersebut adalah anak yang dinilai susah diatur sehingga menjalani pendidikan berkarakter di Resimen Artileri Medan 1/Sthira Yudha yang berada di Jalan Raya Sadang-Subang, Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.(add/ded)

Berita Terbaru

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional9 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta10 jam lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang10 jam lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang10 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga11 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional11 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle12 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang12 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle12 jam lalu