Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dedi Mulyadi Tegaskan Pemprov Jabar Tanggung BPJS PBI yang Dicoret Kemensos

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:31 WIB
Bagikan:
Dedi Mulyadi Tegaskan Pemprov Jabar Tanggung BPJS PBI yang Dicoret Kemensos
Dedi Mulyadi Tegaskan Pemprov Jabar Tanggung BPJS PBI yang Dicoret Kemensos

PASUNDANEKSPRES.ID - Menyusul adanya sejumlah pasien penyakit kronis yang tidak lagi bisa menjalani pengobatan karena status kepesertaan mereka di BPJS Kesehatan terhenti, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bergerak cepat mengambil langkah.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa warga kurang mampu yang menderita penyakit kronis di wilayahnya tetap akan memperoleh jaminan layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

Sebelumnya diberitakan, para pasien tersebut awalnya terdaftar sebagai peserta BPJS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Kementerian Sosial.

Namun setelah Kemensos melakukan penyesuaian data penerima PBI, sejumlah nama tidak lagi tercantum sebagai peserta sehingga biaya pengobatan mereka tidak lagi ditanggung BPJS.

Dedi Mulyadi memastikan para penderita penyakit kronis tetap bisa mendapatkan perawatan.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah provinsi akan mendata ulang pasien penyakit kronis di Jawa Barat yang sebelumnya terdaftar sebagai peserta PBI, termasuk penderita kanker yang membutuhkan kemoterapi, pasien talasemia mayor yang memerlukan transfusi darah rutin, serta pasien gagal ginjal yang harus menjalani cuci darah.

"Para penderita penyakit kronis tersebut dijamin tetap bisa berobat karena Pemprov Jabar yang akan menanggung iuran BPJS Kesehatannya," ujar Dedi Mulyadi seperti disampaikan dalam siaran pers Humas Pemprov Jabar.

Pemprov Jabar segera melakukan pendataan terhadap seluruh warga yang benar-benar kurang mampu di Jawa Barat.

"Untuk itu saya sampaikan bahwa Pemprov Jabar akan segera mendata seluruh warga Jabar yang betul-betul tidak mampu dan memiliki penyakit yang saya sampaikan tadi untuk jaminan asuransi kesehatannya BPJS dibayarkan oleh Pemerintah Provinsi Jabar," kata Dedi.

Dengan iuran BPJS Kesehatan ditanggung Pemprov Jabar, pasien penyakit kronis dari segmen PBI tidak perlu menunda perawatan dan dapat segera dilayani rumah sakit.

Berita Terbaru

600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

Nasional35 menit lalu
Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Nasional1 jam lalu
Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Nasional1 jam lalu
Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
5 Kebiasaan Kecil untuk Hidup Lebih Baik yang Wajib Kamu Coba

5 Kebiasaan Kecil untuk Hidup Lebih Baik yang Wajib Kamu Coba

Lifestyle2 jam lalu
Program Koperasi Desa Merah Putih Digugat ke MK, Dianggap Bebani Dana Desa

Program Koperasi Desa Merah Putih Digugat ke MK, Dianggap Bebani Dana Desa

Nasional2 jam lalu
BEM UI Gelar Aksi #IndonesiaSadar, 5 Tuntutan Demo 28 Oktober Singgung Kebijakan Prabowo

BEM UI Gelar Aksi #IndonesiaSadar, 5 Tuntutan Demo 28 Oktober Singgung Kebijakan Prabowo

Nasional2 jam lalu
IHSG Anjlok, Dampaknya Bisa Merembet ke Sektor Riil

IHSG Anjlok, Dampaknya Bisa Merembet ke Sektor Riil

Opini2 jam lalu
Polisi Tetapkan Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M Jadi Tersangka

Polisi Tetapkan Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M Jadi Tersangka

Nasional3 jam lalu
Puncak Grup E Jadi Taruhan, Begini Prediksi Persib vs Melbourne Victory Malam Ini

Puncak Grup E Jadi Taruhan, Begini Prediksi Persib vs Melbourne Victory Malam Ini

Olahraga3 jam lalu