Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gubernur Jabar Tinjau Lokasi Bencana di Desa Tugu Mukti, Siapkan Evakuasi Warga dan Bantuan Relokasi

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|10:11 WIB
Bagikan:
Gubernur Jabar Tinjau Lokasi Bencana di Desa Tugu Mukti, Siapkan Evakuasi Warga dan Bantuan Relokasi
HARI KEEMPAT PENCARIAN K0RB4N | KDM HADIAHI WARGA TINGGALKAN PEKERJAAN DEMI KEMANUSIAAN - YOUTUBE KANG DEDI MULYADI CHANNEL

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur Jabar Tinjau Lokasi Bencana longsor dan banjir bandang di Desa Tugu Mukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan korban berjalan optimal sekaligus mengantisipasi potensi bencana susulan akibat curah hujan tinggi.

Dalam peninjauan itu, Gubernur menegaskan pentingnya evakuasi dini bagi warga yang tinggal di wilayah berisiko. Ia menyebut terdapat kampung lain di sekitar lokasi yang memiliki potensi bencana serupa apabila hujan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

“Kalau hujan terus, kampung di sebelah ini bisa mengalami kondisi yang sama. Warganya harus dievakuasi sementara demi keselamatan,” ujar Dedi di lokasi.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menyiapkan bantuan biaya relokasi sementara bagi warga terdampak. Menurut Dedi, langkah ini lebih efektif dibandingkan menunggu bencana kembali terjadi yang justru menimbulkan kerugian lebih besar.

Selain itu, Dedi menyoroti kerusakan lingkungan sebagai salah satu penyebab utama bencana. Ia menjelaskan bahwa pembukaan lahan dan penebangan pohon di kawasan hutan menyebabkan berkurangnya daya serap tanah.

“Kalau hutan dibuka, matahari masuk dan tanah jadi kering. Saat hujan datang, air langsung masuk dan memicu longsor. Hutan itu harus rapat, tutupannya tidak boleh rusak,” jelasnya.

Dalam penanganan bencana, pemerintah juga melakukan modifikasi cuaca untuk menekan intensitas hujan. Upaya tersebut dinilai cukup membantu proses evakuasi dan pencarian korban. Hingga saat ini, puluhan warga telah berhasil dievakuasi, sementara pencarian korban lainnya masih terus dilakukan oleh tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Damkar, dan relawan.

Di sela kunjungan, Gubernur Dedi Mulyadi juga menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan bantuan langsung kepada warga dan relawan. Salah satunya bantuan dana kepada seorang pemuda relawan asal Cipada yang sehari-hari bekerja sebagai buruh ngarit rumput untuk pakan ternak. Bantuan tersebut diberikan sebagai modal usaha agar korban dan relawan dapat bangkit kembali secara ekonomi pascabencana.

“Kita ingin masyarakat bukan hanya selamat, tapi juga bisa kembali mandiri,” ucapnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan penanganan bencana akan terus dilakukan secara terpadu, termasuk pendataan wilayah rawan, relokasi sementara warga, serta pemulihan lingkungan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Berita Terbaru

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional8 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional9 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang9 jam lalu
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang10 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle10 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang10 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang10 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional10 jam lalu
Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Nasional11 jam lalu