Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kisah Dede Supendi Raih Gelar Doktor dengan IPK 4,00

A
Adam SumartoEditor: Dede
|04:11 WIB
Bagikan:
Kisah Dede Supendi Raih Gelar Doktor dengan IPK 4,00
Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Dede Supendi, berhasil meraih gelar Doktor dengan IPK 4,00 setelah berhasil mempertahankan disertasinya.

PURWAKARTA-Kandidat Doktor Program Studi Administrasi Pendidikan sekaligus Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Dede Supendi, berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul Model Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan Menggunakan Sistem Informasi Web Base untuk Peningkatan Mutu Layanan Pendidikan di Kabupaten Purwakarta.

Hal ini terungkap pada Sidang Promosi Doktor yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UPI Dr. Nandang Budiman, M.Si., yang berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 10 Gedung FIP B Universitas Pendidikan Indonesia, Kamis (14/8/2025) lalu.

Bertindak sebagai tim penguji dari UPI adalah Prof. Dr. Hj. Aan Komariah, M.Pd., Prof. Dr. Munir, M.IT., Dr. Suryadi, M.Pd., dan Dr. Sururi, M.Pd. Sementara penguji eksternal dihadirkan dari Universitas Negeri Malang, yakni Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono, M.Pd.

Atas keberhasilannya itu, Dede Supendi pun berhasil mendapatkan gelar Doktor dengan IPK 4,00.

Sebagai pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Dede Supendi memadukan pengalaman lapangan dan kajian akademik dalam penelitiannya. 

Ia menjelaskan bahwa model PPDB berbasis web yang ia rancang bertujuan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan mutu layanan pendidikan di daerahnya.

Menurutnya, penerapan teknologi informasi dalam proses penerimaan peserta didik mampu mengurangi potensi kecurangan, mempercepat alur administrasi, dan memberikan akses informasi yang lebih luas kepada masyarakat. 

“Inovasi ini bukan hanya soal sistem, tapi juga soal membangun budaya pelayanan pendidikan yang lebih akuntabel dan modern,” kata Dede di hadapan para penguji.

Para penguji pun memberikan beragam masukan dan pertanyaan kritis untuk mempertajam analisis penelitian. 

Diskusi akademik berlangsung dinamis, membahas mulai dari aspek teknis pengembangan sistem hingga implikasinya terhadap kebijakan pendidikan daerah.

Sidang promosi yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut menjadi momentum penting bagi Dede Supendi peraih penghargaan PNS Berpretasi dan Teladan Tahun 2024 dari Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk menunjukkan kontribusi ilmiahnya dalam pengelolaan pendidikan berbasis teknologi.(add)

Berita Terbaru

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional9 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional11 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang11 jam lalu
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang11 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle12 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang12 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang12 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional12 jam lalu
Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Nasional13 jam lalu