Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kualitas dan Keamanan Studi Tour Dipertanyakan? Kang Dedi Mulyadi Minta Hapus Study Tour dari Kegiatan Pendidikan di Indonesia

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|18:46 WIB
Bagikan:
Kualitas dan Keamanan Studi Tour Dipertanyakan? Kang Dedi Mulyadi Minta Hapus Study Tour dari Kegiatan Pendidikan di Indonesia
Kualitas dan Keamanan Studi Tour Dipertanyakan? Kang Dedi Mulyadi Minta Hapus Study Tour dari Kegiatan Pendidikan di Indonesia (Sumber Foto YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)

PASUNDAN EKSPRES- Rangkaian kegiatan perpisahan sekolah yang diadakan di luar area sekolah, seperti studi tour, menuai sorotan tajam.

Kang Dedi Mulyadi, dalam perbincangannya mengungkapkan keprihatinannya terhadap dua isu utama yang muncul seiring dengan kegiatan tersebut.

Pertama, masalah keamanan siswa menjadi sorotan utama. Dikhawatirkan bahwa kegiatan di luar area sekolah meningkatkan risiko keamanan bagi siswa.

"Kami memiliki dua masalah di sini, satu adalah keamanan siswa dan yang kedua adalah pembebanan pembiayaan," ungkap Kang Dedi Mulyadi.

Selain itu, Kang Dedi juga menyoroti kualitas bus yang digunakan untuk kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa pemilihan bus berdasarkan harga murah seringkali berujung pada kualitas yang diragukan. "Kalau harga yang murah pasti kualitas busnya di bawah standar," tambahnya.

Menyoroti masalah ini, Kang Dedi menekankan bahwa banyak bus yang digunakan untuk studi tour merupakan bus lama yang diupgrade kembali.

"Kita bisa menemukan busnya itu satu tahun 2006 kemudian diupgrade kembali. Tetapi rangkaian kesalahannya juga berulang," jelasnya.

Selain itu, Kang Dedi juga menyoroti masalah ketidakpatuhan terhadap tanda-tanda kerusakan pada bus. "Sopir kan sudah ada tanda-tanda ketika di rumah makan di atas bahwa busnya dalam keadaan bermasalah tetapi selalu memaksakan," tandasnya.

Dalam menanggapi peristiwa ini, Kang Dedi menekankan perlunya evaluasi menyeluruh. "Terjadi peristiwa ini sehingga dievaluasi total," ujarnya.

Kang Dedi juga mengusulkan langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah ini. Pertama, larangan sekolah untuk membuat kegiatan di luar area sekolah yang bersifat piknik. "Lakukan di sekolah," ujarnya tegas.

Selain itu, Kang Dedi juga menyoroti perlunya regulasi yang tegas terkait larangan studi tour. "Pak terkait regulasi yang harus dibuat untuk larangan studi tour ini kan selama ini hanya surat edaran Pak jadi hukumnya kan enggak tegas juga?" katanya.

Mengakhiri perbincangannya, Kang Dedi menekankan pentingnya ketegasan dalam menegakkan regulasi. "Taat atau tidak taat terhadap sebuah edaran itu kan tergantung ketegasan," tegasnya.

Berita Terbaru

Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Subang1 jam lalu
10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional12 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta12 jam lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang13 jam lalu
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang13 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga13 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional14 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle14 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang14 jam lalu