Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Layanan di Bawah 30 Persen, Angkot Pintar Masih Wacana

A
AsepEditor: Dede
|08:57 WIB
Bagikan:
Layanan di Bawah 30 Persen, Angkot Pintar Masih Wacana
ANGKOT: Angkutan kota saat beroperasi di Jalan Raya Cileunyi, Kota Bandung baru-baru ini. DOK/JABAR EKSPRES

Pakar ITB: Konsep Belum Jelas

BANDUNG – Kota Bandung masih menghadapi tantangan besar dalam mengatasi kemacetan, dengan cakupan layanan angkutan umum yang masih di bawah 30 persen dari wilayah kota. Gagasan angkot pintar yang digadang-gadang sebagai solusi atasi kemacetan serta untuk memenuhi cakupan angkutan umum secara ideal, masih sebatas wacana.

Angka ini jauh tertinggal dibandingkan Jakarta, yang telah mencapai cakupan 95 persen, meski belum sepenuhnya berhasil mengalihkan masyarakat ke transportasi umum. Hal ini diungkapkan Pakar Transportasi dari Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Institut Teknologi Bandung (ITB), Sonny Sulaksono, pada Selasa (12/8).

Pemkot Bandung tengah menggagas program “Angkot Pintar” sebagai solusi mengurangi kemacetan. Namun, konsep ini masih memunculkan banyak tanda tanya.

Menurut Sonny, uji coba Angkot Pintar yang baru-baru ini dilakukan ternyata bukan menggunakan kendaraan listrik yang diadakan Pemkot, melainkan mobil listrik dari organisasi koperasi angkutan. “Ini menimbulkan pertanyaan soal mekanisme dan keberlanjutannya,” ujarnya.

Isu lain yang mencuat adalah wacana menggaji supir angkot dengan alokasi dana Rp150 miliar dari Pemkot. Namun, Sonny mempertanyakan apakah anggaran ini sudah masuk dalam rencana pemerintah tahun ini atau tahun depan. “Saya belum menangkap kejelasan langkah ini,” katanya.

Selain itu, muncul pula wacana bahwa Angkot Pintar akan menghapus trayek tradisional (tayeks), tetapi mekanismenya masih kabur.

Menurut Sonny, efektivitas Angkot Pintar bergantung pada dua hal utama: perluasan jaringan layanan dan edukasi masyarakat. Saat ini, cakupan angkutan umum di Bandung di bawah 30 persen, jauh dari ideal untuk mengurangi kemacetan. “Apakah Angkot Pintar akan menambah cakupan layanan atau hanya beroperasi di wilayah yang sudah ada? Ini belum jelas,” ungkapnya.

Sonny menekankan perlunya pemerintah menambah rute dan trayek agar lebih banyak wilayah Bandung terlayani. Namun, ia juga menyoroti tantangan lain: kesiapan masyarakat beralih ke angkutan umum. “Jakarta dengan cakupan 95 persen saja masih kesulitan mengajak masyarakat beralih. Apalagi Bandung yang masih di bawah 30 persen,” katanya.(je)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional1 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional1 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional1 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang3 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat3 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang3 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle4 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle5 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle5 jam lalu