Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Perusahaan Motor Listrik Asal Tiongkok Dirikan Pabrik di Suryacipta

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|19:19 WIB
Bagikan:
Perusahaan Motor Listrik Asal Tiongkok Dirikan Pabrik di Suryacipta
PT Yadea Teknologi Indonesia melaksanakan groundbreaking ceremony di Suryacipta City of Industry, Karawang, pada Senin (13/5).

KARAWANG-PT Suryacipta Swadaya melalui Suryacipta City of Industry (Suryacipta), kembali dipercaya oleh perusahaan motor listrik nomor 1 di Tiongkok sebagai lokasi pabrik manufakturnya. PT Yadea Teknologi Indonesia baru saja melaksanakan groundbreaking ceremony di Suryacipta City of Industry, Karawang, pada Senin (13/5).

Pendirian pabrik ini menandai komitmen teguh Yadea untuk memperluas jangkauannya di pasar Indonesia dan menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan yang revolusioner kepada masyarakat Indonesia.

Setelah sukses melakukan tes pasar di Indonesia sejak Maret 2023, Yadea semakin yakin bahwa pasar di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Hal ini diperkuat dengan dukungan kebijakan yang positif dari pemerintah dan ketersediaan fasilitas yang mumpuni.

Yadea yakin bahwa produknya akan menjadi pilihan populer bagi masyarakat Indonesia yang mencari solusi mobilitas yang ramah lingkungan, stylish dan terjangkau.

Pabrik manufaktur Yadea di Suryacipta akan menjadi pabrik terbesarnya di Asia Tenggara dan merupakan pabrik Yadea kedelapan secara global. Sebelumnya, pada tanggal 6 Mei 2024, Yadea telah menandatangani Akta Jual Beli dengan Suryacipta untuk membeli kavling industri seluas 27 hektar.

Di atas lahan tersebut, Yadea akan membangun fasilitas manufaktur kendaraan listrik roda dua yang dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun 2026. Fasilitas ini ditargetkan untuk mampu memproduksi 3 juta unit kendaraan per tahun demi memenuhi kebutuhan pasar domestik Indonesia dan ekspor ke negara-negara tetangga seperti Malaysia, Timor Leste, Thailand, dan lainnya. Nilai investasi untuk proyek ini pada tahun 2024 hingga 2028 diperkirakan mencapai lebih dari USD 150 juta.

Dalam sambutannya, Mr. Wang Jinlong selaku General Manager PT Yadea Teknologi Indonesia menyampaikan, dimulainya pembangunan pabrik pintar Yadea di Indonesia ini menandakan bahwa globalisasi sudah masuk ke langkah yang penting.

"Ini juga adalah janji kami untuk pasar Indonesia yang luas. Di masa depan kami akan mendatangkan alat dan teknologi yang paling canggih dari Yadea, menciptakan pabrik yang modern, pintar, digital dan ramah lingkungan. Kami akan menjadikan pusat riset disini untuk memenuhi permintaan masyarakat Indonesia." jelasnya.

“Setelah pabrik berdiri nanti diperkirakan akan menciptakan lebih dari 3.000 lapangan kerja baru. Selain itu, Yadea juga akan aktif melatih tenaga ahli lokal baru bersama-sama mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di sini," katanya.

Abednego Purnomo, Vice President Sales dan Marketing Suryacipta, menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan Yadea untuk mendirikan pabrik pintarnya di Suryacipta City of Industry.

“Selamat kepada Yadea atas acara groundbreaking ceremony ini. Kami merasa terhormat dapat dipercaya menjadi rumah bagi pabrik manufaktur kendaraan listrik roda dua kelas dunia seperti Yadea,” ujar Abednego.

“Kepercayaan ini sejalan dengan visi perusahaan kami "Membangun Indonesia yang Lebih Baik", di mana kami selalu berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara bisnis dan kontribusi terhadap kemajuan ekonomi, sosial dan lingkungan," jelasnya.

Optimis atas pembangunan pabrik barunya, dimasa yang akan datang Yadea juga berencana untuk memproduksi baterai di Indonesia bahkan ekspansi pabrik manfakturnya. Akan tetapi dalam hal ini Abed masih enggan memberikan perincian mengenai rencana tersebut, namun sinyal ekspansi Yadea yang akan segera terealisasi ini tentu menjadi kabar gembira bagi Suryacipta City of Industry.

Diketahui beberapa alasan mengapa Yadea memutuskan untuk mendirikan pabriknya di Suryacipta City of Industry di Karawang karena lokasinya yang dekat dengan Jakarta dan dikeliling oleh banyak perusahaan rantai pasokan (supply chain), pengelolaan kawasan yang profesional serta layanan one stop service melalui Suryacipta Centre of Information (SCI) yang sangat membantu tenant dalam mebangun bisnisnya di Indonesia.

Masuknya pabrik motor listrik Yadea tentunya akan memberikan kontribusi penting bagi industri manufaktur di Indonesia. Disamping itu, masyarakat sekitar pun dapat merasakan multipplier effect, seperti terciptanya lapangan kerja baru yang membantu meningkatkan ekonomi lokal.(rls/ysp)




Berita Terbaru

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional9 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional11 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang11 jam lalu
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang11 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle12 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang12 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang12 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional12 jam lalu
Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Nasional13 jam lalu