Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pelaku Pembunuhan Dina Oktaviani di Karawang Berhasil Diamankan Polisi, Motifnya Bikin Geleng-geleng

D
Dobi MaulanaEditor: Indrawan Setiadi
|10:42 WIB
Bagikan:
Pelaku Pembunuhan Dina Oktaviani di Karawang Berhasil Diamankan Polisi, Motifnya Bikin Geleng-geleng
Motif kasus pembunuhan Dina Oktaviani di Karawang Terungkap. sumber (tribunnews.com)

PASUNDANEKSPRES.ID -Pelaku pembunuhan Dina Oktaviani (21), pegawai Alfamart di Karawang, akhirnya berhasil diungkap oleh pihak kepolisian.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karawang menangkap pelaku yang ternyata merupakan rekan kerja korban.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah, mengungkapkan bahwa jasad korban ditemukan mengapung di Sungai Citarum, tepatnya di Dusun Munjul Kaler, Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Selasa (7/10/2025).

Hasil identifikasi memastikan bahwa jasad tersebut adalah Dina Oktaviani.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengarah pada tersangka bernama Heryanto (27), rekan kerja korban. Ia ditangkap di tempat kerjanya, yaitu sebuah minimarket yang berada di Rest Area KM 72 Tol Cipularang-Purbaleunyi, Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta.

“Tim Taktis Sanggabuana Polres Karawang bersama Resmob Polda Jabar mengamankan pelaku sehari setelah jasad korban ditemukan,” ujar AKBP Fiki Novian Ardiansyah.

Motif Pembunuhan

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Heryanto diduga melakukan pembunuhan karena terdesak oleh masalah ekonomi.

Kasie Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menjelaskan bahwa pelaku mengajak korban ke rumahnya, lalu mencekik dan membekap Dina Oktaviani hingga tewas.

Setelah korban meninggal dunia, pelaku diduga melakukan tindakan asusila terhadap jasad korban serta mengambil sejumlah barang miliknya, termasuk ponsel dan perhiasan.

Polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti dari tangan pelaku, di antaranya satu unit sepeda motor, satu unit mobil, dan dua unit ponsel.

“Pelaku dijerat Pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian,” jelas Cep Wildan. (dbm)

Berita Terbaru

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional1 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta1 jam lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang1 jam lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang2 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga2 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional3 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle3 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang3 jam lalu
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle3 jam lalu