Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

AS Menyergap Hukum Warga Ukraina, Ini Penjelasan Dibaliknya

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|23:38 WIB
Bagikan:
AS Menyergap Hukum Warga Ukraina, Ini Penjelasan Dibaliknya
AS Menyergap Hukum Warga Ukraina, Ini Penjelasan Dibaliknya/foto via screenshot ilustrasi siber (Freepik)

PASUNDAN EKSPRES -  Seorang warga Ukraina telah ditahan oleh otoritas Amerika Serikat (AS) dan dijatuhi hukuman penjara selama 13 tahun, serta diwajibkan membayar biaya restitusi sebesar US$ 16 juta atau setara dengan Rp 256 miliar.

Individu bernama Yaroslav Vasinskyi (24 tahun) didakwa sebagai pelaku dalam serangan ransomware yang terjadi pada tahun 2021, yang merugikan ratusan bisnis di AS dan beberapa negara lain. 

Vasinskyi diduga terlibat dengan kelompok ransomware REvil yang telah melakukan sekitar 2.500 serangan dan meminta biaya tebusan lebih dari US$ 700 juta, menurut keterangan resmi dari Departemen Kehakiman AS (DoJ).

BACA JUGA:Rahasia Terungkap! Huawei Mengalirkan Dana ke Harvard tanpa Diketahui Publik

Dikansir dari CNN melaporkan bahwa pada tahun 2021, Vasinskyi diduga terlibat dalam serangan ransomware melalui perusahaan berbasis di Florida yang bernama Kaseya.

Bersama dengan kelompok REvil, mereka meminta pembayaran dalam jumlah jutaan dolar AS agar menghentikan serangannya.

Serangan tersebut berdampak pada sekitar 1.500 bisnis di seluruh dunia, bahkan menyebabkan beberapa bisnis terpaksa menghentikan operasional mereka selama beberapa hari.

Vasinskyi, yang melakukan serangan saat berusia 22 tahun, sebelumnya ditahan di Polandia sebelum diekstradisi ke AS.

DoJ menyatakan bahwa Vasinskyi terlibat dalam berbagai aktivitas kejahatan siber yang terkait dengan komputer dan pencucian uang.

"Wakil Jaksa Agung Lisa Monaco menyatakan bahwa serangan ransomware REvil yang dilancarkan oleh Vasinskyi telah menimbulkan dampak global dan menyebabkan kerugian dalam jumlah ratusan juta dolar bagi korban di AS," seperti yang dikutip dari CNN, Jumat (3/5/2024).

BACA JUGA:Hati-hati! Update Google Chrome Berpotensi Menguras Rekening, Bacalah Peringatan Ini

Pada tahun 2021, Vasinskyi dihukum bersama dengan rekan sesama pelaku dari REvil yang berasal dari Rusia, Yevgeniy Polyanin.

Otoritas AS berhasil menyita setidaknya US$ 6 juta dari uang tebusan yang diterima oleh Polyanin.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional8 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang8 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang8 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang9 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional10 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang11 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional11 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle11 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang12 jam lalu