Ciri-Ciri Darah Tinggi Naik yang Perlu Kamu Waspadai

PASUNDAN EKSPRES - Darah tinggi atau hipertensi sering disebut sebagai "silent killer" karena kerap tidak menunjukkan gejala yang jelas, padahal bisa berbahaya jika tidak ditangani.
Banyak orang baru menyadari tekanan darahnya tinggi setelah mengalami komplikasi, seperti serangan jantung atau stroke.
Oleh karena itu, penting untuk mengenali ciri-ciri darah tinggi naik agar kamu bisa segera mengambil tindakan sebelum kondisi makin parah.
Ciri-Ciri Darah Tinggi Naik
Berikut adalah beberapa ciri tekanan darah tinggi kamu lagi naik.
1. Sakit Kepala di Bagian Belakang
Salah satu tanda klasik saat tekanan darah naik adalah sakit kepala, terutama di bagian belakang kepala (leher atau tengkuk).
Rasa sakit ini bisa terasa berat dan terus-menerus, terutama setelah bangun tidur.
Meski sakit kepala bisa disebabkan banyak hal, bila disertai gejala lain, sebaiknya periksa tekanan darahmu, ya.
2. Jantung Berdebar atau Tidak Teratur
Ketika tekanan darah melonjak, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah.
Akibatnya, kamu mungkin merasa jantung berdetak lebih cepat atau tidak beraturan. Menurut Mayo Clinic, jantung berdebar tanpa sebab jelas bisa menjadi salah satu tanda tekanan darah sedang naik.
3. Penglihatan Kabur
Tekanan darah tinggi dapat memengaruhi pembuluh darah di retina mata.
Jika dibiarkan, ini bisa menyebabkan penglihatan buram atau melihat bintik-bintik cahaya.
Bila kamu tiba-tiba merasa pandangan kabur, jangan anggap sepele, kamu harus segera cek tekanan darahmu.
4. Mudah Lelah atau Lemas
Tekanan darah tinggi yang terus-menerus bisa membuat tubuh merasa cepat lelah, meskipun kamu tidak banyak beraktivitas.
Hal ini terjadi karena tubuh kesulitan mengalirkan darah secara efisien ke seluruh organ.
5. Sesak Napas
Dilansir dari Halodoc, ciri tekanan darah tinggi kamu lagi naik adalah terasa sesak.
Hal tersebut disebabkan karena jantung perlu bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Alhasil, bagian ventrikel kiri jantung akan menebal.
Jika hal tersebut terjadi, bisa menyebabkan gagal jantung ringan dengan gejala mulai dari sesak napas, batuk terus-menerus, nyeri dada, terasa lemah, dan bengkak di kaki.
Kapan Harus Waspada?
Menurut World Health Organization (WHO) dan Kementerian Kesehatan RI, tekanan darah dikatakan tinggi jika hasil pengukuran menunjukkan angka di atas 140/90 mmHg.
Bila kamu sering merasakan gejala di atas, sebaiknya mulai memantau tekanan darah secara rutin, minimal sebulan sekali, atau lebih sering jika kamu punya riwayat keluarga dengan hipertensi.
Ciri-ciri darah tinggi naik bisa berbeda pada setiap orang, namun umumnya meliputi sakit kepala, jantung berdebar, penglihatan kabur, dan pusing.
Jangan anggap remeh gejala ringan, karena bisa jadi itu adalah sinyal tubuh bahwa tekanan darahmu sedang bermasalah.
Pola makan sehat, olahraga teratur, dan kontrol rutin adalah langkah terbaik untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.
(ipa)
