Niat Shalat Idul Adha Arab-Latin Lengkap dengan Tata Caranya

PASUNDANEKSPRES.ID - Pelaksanaan Idul Adha 1447 H sebentar lagi akan dilaksanakan dan umat Islam disunnahkan untuk menunaikan ibadah shalat Idul Adha.
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 melalui hasil sidang isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H.
Umat Islam di Indonesia mempersiapkan berbagai hal menjelang Idul Adha seperti memperbanyak amal ibadah dengan melaksanakan puasa sunnah, shalat Idul Adha, hingga penyembelihan hewan kurban.
Momen Idul Adha juga dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk silaturahmi dan berkumpul bersama keluarga dengan menikmati hidangan khas Lebaran Haji ini.
Sebelum menyembelih hewan kurban, umat Islam disunnahkan untuk menunaikan ibadah shalat Idul Adha dua rakaat yang dilaksanakan pada awal waktu setelah matahari terbit.
Pelaksanaan shalat Idul Adha memiliki syarat dan rukun yang sama seperti shalat sunah lainnya. Perbedaannya pada niat dan khutbah yang dilakukan khatib setelah salat Id.
Bagi yang akan melaksanakan shalat Idul Adha, berikut tata cara dan niat shalat Idul Adha lengkap dengan bacaan Arab dan Latin.
Bacaan Niat Shalat Idul Adha
Shalat Idul Adha dilaksanakan sebanyak dua rakaat yang dimulai sejak matahari terbit (sekitar 15-20 menit setelah terbit) hingga sebelum masuk waktu Dzuhur.
Hukum shalat Idul Adha adalah sunnah muakkadah, artinya sangat dianjurkan untuk dilaksanakan, baik bagi laki-laki maupun perempuan.
Niat merupakan rukun penting yang harus dilafalkan sebelum memulai shalat. Adapun bacaan niat shalat Idul Adha berbeda-beda, tergantung posisi kita saat shalat, apakah menjadi imam, makmum, atau munfarid.
Berikut bacaan niat shalat Idul Adha dengan lengkap.
Niat Shalat Idul Adha (sebagai Imam)
أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلهِ تَعَــــــــالَى
Ushalli sunnata-li'idil adl-ha rakatain mustaqbilal qiblati imaman lillahi ta'ala
Artinya: "Aku niat melaksanakan shalat sunnah Idul Adha dua rakaat, menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala."
Niat Shalat Idul Adha (sebagai Makmum)
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى
Ushalli sunnata-li'idil adl-ha rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muman lillahi ta'ala
Artinya: "Aku niat melaksanakan shalat sunnah Idul Adha dua rakaat, menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
Niat Shalat Idul Adha (Munfarid)
أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَـــالَى
Ushalli sunnatan li 'idil adlha rak'ataini lillahi ta'ala
Artinya: "Aku berniat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Shalat Idul Adha
1. Takbiratul Ihram
2. Membaca doa iftitah
3. Membaca takbir sebanyak 7 kali. Pada saat takbir, disunnahkan membaca zikir untuk memuji Allah SWT
4. Membaca surat Al-Fatihah dan dapat dilanjutkan dengan surat lainnya
5. Rukuk dengan tertib dan tuma’ninah
6. I'tidal dengan tertib dan tuma’ninah
7. Sujud dengan tertib dan tuma’ninah
8. Duduk di antara dua sujud
9. Sujud dengan tertib dan tuma’ninah
10. Bangkit dari sujud sambil mengucapkan takbir sebanyak 5 kali
11. Membaca surat Al-Fatihah dan dapat dilanjutkan dengan surat lainnya
12. Rukuk sambil membaca tasbih
13. Bangun dari rukuk (i'tidal) dan dilanjutkan seperti shalat pada biasanya hingga diakhiri dengan salam.
(inm)
