Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Penularan Campak saat Mudik Bisa Terjadi di Tempat Ramai, Ini yang Harus Diperhatikan

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|09:13 WIB
Bagikan:
Penularan Campak saat Mudik Bisa Terjadi di Tempat Ramai, Ini yang Harus Diperhatikan
Ilustrasi: Sel Morbilivirus Campak. (Sumber: R&A Studios (Getty Images)/Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Perjalanan mudik lebaran selalu identik dengan ruang interaksi luas antarindividu dari berbagai daerah. Kondisi tersebut membuat risiko penularan campat saat mudik ikut meningkat, terutama di titik-titik keramaian seperti terminal, stasiun, bandara, dan pelabuhan.

Penularan campak saat mudik terjadi melalui percikan droplet saat seseorang batuk atau bersin. Virus dapat bertahan di udara maupun menempel pada permukaan benda yang sering disentuh banyak orang.

Situasi perjalanan yang padat membuat potensi penyebaran semakin tinggi jika tidak diantisipasi sejak awal. Mobilitas tinggi selama arus mudik menjadi faktor utama yang mempercepat penyebaran penyakit.

Kontak fisik tidak langsung, seperti memegang kursi, pegangan tangga, atau fasilitas umum lain, dapat menjadi perantara penularan.

Langkah Sederhana Cegah Penularan Campak Saat Mudik

Upaya pencegahan perlu dilakukan secara konsisten selama perjalanan. Beberapa langkah sederhana dinilai efektif untuk menekan risiko penularan campak saat mudik:

  • Mencuci tangan secara rutin menggunakan sabun, terutama setelah menyentuh fasilitas umum
  • Menggunakan masker saat berada di tempat ramai atau tertutup
  • Menghindari kontak dekat dengan orang yang menunjukkan gejala batuk dan pilek
  • Menjaga daya tahan tubuh dengan istirahat cukup sebelum perjalanan
  • Membawa perlengkapan pribadi untuk mengurangi penggunaan fasilitas bersama

Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dokter Andi Saguni, menyebut kebiasaan menjaga kebersihan tangan sebagai langkah paling dasar namun efektif.

Kebiasaan ini mampu menurunkan risiko penularan penyakit yang menyebar melalui sentuhan. Penggunaan masker juga tetap dianjurkan, terutama di lokasi dengan kepadatan tinggi.

Orang yang mengalami gejala pernapasan diminta memakai masker untuk mencegah penyebaran ke orang lain.

1. Cek kesehatan dan manfaatkan posko mudik

Pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat menjadi bagian penting dari persiapan mudik. Posko kesehatan yang tersedia di berbagai titik jalur mudik dapat dimanfaatkan untuk pemeriksaan gratis.

Penularan campak saat mudik bisa ditekan jika kondisi kesehatan terpantau sejak awal. Posko tersebut juga menyediakan layanan tambahan seperti skrining tuberkulosis dan imunisasi campak di beberapa lokasi.

Kementerian Kesehatan melibatkan berbagai pihak, termasuk balai karantina kesehatan dan dinas kesehatan daerah, untuk memastikan layanan berjalan optimal selama arus mudik berlangsung.

2. Orang tua perlu pastikan imunisasi anak lengkap

Perhatian khusus diberikan pada anak-anak yang ikut dalam perjalanan mudik.

Kondisi tubuh anak yang lebih rentan membuat risiko penularan campak saat mudik perlu diantisipasi secara serius.

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Piprim Basarah Yanuarso, menekankan pentingnya imunisasi lengkap sebelum perjalanan.

3. Vaksin MR atau MMR menjadi perlindungan utama terhadap campak

  • Pastikan anak telah menerima imunisasi sesuai usia
  • Lengkapi vaksinasi dua dosis untuk perlindungan optimal
  • Tunda perjalanan jika anak mengalami demam, batuk, atau pilek
  • Segera kunjungi posko kesehatan jika anak sakit di perjalanan

Imunisasi memberikan perlindungan yang signifikan terhadap risiko infeksi.

Anak yang telah menerima vaksin lengkap memiliki tingkat perlindungan lebih baik saat berada di lingkungan dengan potensi penularan tinggi.

Penularan campak saat mudik dapat ditekan melalui kombinasi kebiasaan hidup bersih, penggunaan masker, serta pemeriksaan kesehatan yang rutin.

(pm)

Berita Terbaru

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang4 jam lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang5 jam lalu
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang5 jam lalu
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle7 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle8 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional9 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga9 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional10 jam lalu
Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Nasional10 jam lalu
Penularan Campak saat Mudik Bisa Terjadi di Tempat Ramai, Ini yang Harus Diperhatikan | Pasundan Ekspres