Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ramadan Bukan Satu-satunya, Ini 10 Jenis Puasa dalam Islam yang Perlu Diketahui

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|16:45 WIB
Bagikan:
Ramadan Bukan Satu-satunya, Ini 10 Jenis Puasa dalam Islam yang Perlu Diketahui
Gambar: Al-Qur’an dan tasbih terletak di atas rehal, ditemani kurma dan segelas air sebagai hidangan berbuka. (Sumber: Gatot Adriansyah from Scopio/Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Jenis puasa dalam Islam sering dipersempit maknanya pada Ramadan. Padahal, ajaran puasa memiliki spektrum luas yang hadir sepanjang tahun, mengiringi kehidupan umat Muslim dalam berbagai situasi.

Ada puasa yang sifatnya wajib sebagai bentuk ketaatan, ada pula puasa sunnah yang dianjurkan untuk menambah kedekatan spiritual.

Ragam ini membuat puasa bukan sekadar ibadah musiman, melainkan bagian dari ritme hidup.

Jenis Puasa Wajib dalam Islam

Jenis puasa dalam Islam terbagi ke dalam dua kelompok utama, yakni puasa wajib dan puasa sunnah.

Keduanya sama-sama memiliki dasar kuat dalam Al-Qur’an dan hadis, serta membawa tujuan yang berbeda namun saling melengkapi.

Daftar Empat Puasa Wajib

Yuk, simak di bawah ini!

1. Puasa Ramadan

Ramadan menjadi pilar utama dalam jenis puasa dalam Islam.

Kewajibannya ditegaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 183 sebagai sarana mencapai ketakwaan.

Selama sebulan penuh, umat Muslim menahan diri sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Bukan hanya menahan lapar dan dahaga, Ramadan juga melatih pengendalian emosi, menjaga lisan, serta memperbanyak amal sosial.

Dalam hadis riwayat Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW menyebut bulan ini penuh keberkahan, saat pintu surga dibuka dan pahala dilipatgandakan.

2. Puasa Qadha

Dilakukan untuk mengganti hari Ramadan yang terlewat karena uzur seperti sakit atau haid.

Pelaksanaannya fleksibel di luar bulan Ramadan, namun tetap menjadi kewajiban yang harus ditunaikan sebelum Ramadan berikutnya.

Qadha bukan sekadar mengganti hari, melainkan bentuk tanggung jawab atas kewajiban yang tertunda.

3. Puasa Kafarat

Puasa kafarat berfungsi sebagai penebus kesalahan tertentu, misalnya melanggar sumpah atau kesalahan dalam keadaan ihram.

Dalam beberapa kasus, puasa dilakukan berturut-turut sesuai ketentuan syariat. Nilai utamanya terletak pada kesadaran memperbaiki diri setelah melakukan pelanggaran.

4. Puasa Nazar

Puasa nazar muncul dari janji pribadi kepada Allah SWT. Ketika seseorang berniat berpuasa jika suatu harapan tercapai, maka janji tersebut menjadi kewajiban.

Islam memandang nazar sebagai komitmen serius, sehingga pelaksanaannya tidak boleh diabaikan.

Daftar Enam Puasa Sunnah

Selain puasa wajib, adapun puasa sunnah yang bisa dikerjakan sebagai berikut:

5. Puasa Daud

Bisa dilakukan selang-seling, sehari berpuasa dan sehari berbuka.

Disebut sebagai puasa yang paling dicintai Allah dalam hadis riwayat Abdullah bin Amru. Pola ini mencerminkan keseimbangan antara ibadah dan kebutuhan fisik.

6. Puasa Senin-Kamis

Siapa yang rutin melaksanakan puasa sunnah ini? Rasulullah SAW kerap berpuasa pada dua hari ini.

Dalam hadis disebutkan bahwa amal manusia dilaporkan pada hari Senin dan Kamis.

Banyak yang memilih menjalankannya sebagai bentuk evaluasi diri mingguan.

7. Puasa Ayyamul Bidhh

Dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah saat bulan purnama. Rasulullah SAW menyebut pahalanya setara puasa sepanjang tahun karena prinsip pelipatan pahala sepuluh kali lipat.

8. Puasa Arafah

Dikerjakan pada 9 Dzulhijjah.

Bagi yang tidak menunaikan haji, puasa ini memiliki keutamaan besar, yakni menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, sebagaimana hadis riwayat Muslim.

9. Puasa Asyura

Dilaksanakan pada 10 Muharram. Rasulullah SAW menganjurkannya dan menyebut keutamaannya sebagai penghapus dosa setahun sebelumnya.

10. Puasa Tasu’a

Dilakukan pada 9 Muharram sebagai pelengkap Asyura. Anjuran ini bertujuan membedakan praktik ibadah umat Islam dari tradisi umat lain.

Ramadan memang jenis puasa dalam Islam yang paling dikenal, tetapi masih ada banyak kesempatan lain untuk menambah amal dan memperbaiki diri di luar bulan tersebut.

Setiap puasa punya tujuan yang jelas, ada yang wajib sebagai bentuk ketaatan, ada pula yang sunnah sebagai tambahan pahala. 

Tinggal disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi masing-masing.

(pm)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional2 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional2 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional2 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang5 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat5 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang5 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle6 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle7 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle7 jam lalu