Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Royal Enfield Hadirkan Motor Listrik Bergaya “Kalcer”, Flying Flea C6 Dibanderol Mulai Rp 51 Jutaan

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|15:42 WIB
Bagikan:
Royal Enfield Hadirkan Motor Listrik Bergaya “Kalcer”, Flying Flea C6 Dibanderol Mulai Rp 51 Jutaan
Flying Flea C6, motor listrik Royal Enfield bergaya klasik modern untuk mobilitas urban. (Foto: Zigwheels Indonesia)

PASUNDANEKSPRES.ID - Royal Enfield resmi meramaikan pasar kendaraan listrik roda dua dengan meluncurkan model terbarunya, Flying Flea C6. Motor ini menjadi bagian dari lini baru Flying Flea yang difokuskan untuk mobilitas perkotaan.

Mengutip Motoroids, di pasar India, Flying Flea C6 dipasarkan dengan harga mulai Rs 2,79 lakh atau setara Rp 51 jutaan.

Tersedia pula opsi Battery-as-a-Service (BaaS), yang memungkinkan harga turun menjadi Rs 1,99 lakh (sekitar Rp 36 jutaan). Pemesanan dan sesi test ride telah dibuka sejak 10 April di Bengaluru, dengan pengiriman unit dijadwalkan mulai akhir Mei.

Desain Klasik Berbalut Sentuhan Modern

Dari segi tampilan, motor ini hadir cukup berbeda dibanding model Royal Enfield pada umumnya. Desainnya terinspirasi dari Flying Flea era 1940-an, namun dikemas dengan pendekatan modern.

Motor ini mengusung konsep minimalis dengan tangki bergaya tetesan air, rangka aluminium unik, serta bobot ringan hanya 124 kg. Selain itu, Flying Flea C6 menggunakan velg 19 inci dengan ban ramping dan memiliki tinggi jok 823 mm.

Performa dan Teknologi yang Ditawarkan

Pada sektor performa, Flying Flea C6 dibekali baterai berkapasitas 3,91 kWh. Motor listrik ini mampu menghasilkan tenaga puncak 15,4 kW dan torsi 60 Nm, dengan klaim torsi roda lebih dari 400 Nm.

Kecepatan maksimumnya mencapai 115 km/jam, sementara akselerasi 0-60 km/jam diklaim hanya membutuhkan waktu 3,7 detik. Untuk jarak tempuh, motor ini mampu menempuh hingga 154 km berdasarkan standar IDC.

Dari sisi pengisian daya, motor ini menawarkan fleksibilitas dengan dukungan pengisian cepat, standar, hingga trickle charging. Untuk pengisian 20-80 persen hanya memerlukan waktu sedikit di atas 60 menit, dan dapat dilakukan melalui stop kontak rumah biasa 16A.

Fitur Modern untuk Kebutuhan Urban

Fitur yang disematkan juga tergolong lengkap, mulai dari layar TFT 3,5 inci, konektivitas WiFi, Bluetooth, dan 4G, navigasi, pembaruan OTA, hingga cruise control serta kontrol traksi. Motor ini juga sudah dilengkapi dengan cornering ABS.

Cocok Masuk Indonesia?

Melihat spesifikasi dan konsepnya, Flying Flea C6 sebenarnya cukup relevan untuk pasar Indonesia, terutama di kota-kota besar dengan kebutuhan mobilitas harian yang padat.

Namun, faktor harga, infrastruktur pengisian daya, serta strategi distribusi dari Royal Enfield akan sangat menentukan apakah motor listrik bergaya klasik-modern ini bisa diterima dengan baik di pasar Tanah Air.

Berita Terbaru

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional9 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional11 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang11 jam lalu
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang11 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle12 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang12 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang12 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional12 jam lalu
Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Nasional13 jam lalu