Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BGN Benahi Tata Kelola MBG, Sistem Kelas Dapur MBG Segera Diterapkan!

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|12:55 WIB
Bagikan:
BGN Benahi Tata Kelola MBG, Sistem Kelas Dapur MBG Segera Diterapkan!
BGN Benahi Tata Kelola MBG, Sistem Kelas Dapur Segera Diterapkan

PASUNDAN EKSPRES.ID – Pemerintah berencana melakukan perubahan besar dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah yang sedang disiapkan adalah pembagian Kelas Dapur MBG berdasarkan kapasitas layanan, jumlah penerima manfaat, kualitas operasional, hingga kinerja masing-masing dapur.

Kebijakan tersebut muncul setelah Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG yang kini telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia.

Selama ini, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG menerima insentif operasional yang sama, yakni Rp6 juta per hari, tanpa mempertimbangkan jumlah penerima manfaat yang dilayani.

Namun ke depan, skema tersebut akan diubah agar lebih adil dan sesuai dengan kondisi lapangan. 

Sistem Kelas Dapur MBG

Pembagian Kelas Dapur MBG disebut akan menjadi dasar baru dalam pemberian insentif.

Dapur dengan kapasitas besar dan melayani lebih banyak penerima manfaat berpotensi memperoleh insentif lebih tinggi dibandingkan dapur yang melayani jumlah penerima lebih sedikit.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengatakan evaluasi dilakukan karena skema lama dinilai belum mencerminkan beban kerja yang sebenarnya.

"Kami harapkan nanti insentifnya enggak fix Rp6 juta semua. Kan sekarang penerima manfaatnya 1.500 pun insentifnya Rp6 juta, 500 pun Rp6 juta," kata Agustina saat ditemui di Kompleks DPR RI, Jakarta. 

Menurut Agustina, konsep Kelas Dapur MBG akan membuat sistem insentif menjadi lebih proporsional.

Dapur yang mampu menjaga kualitas layanan, keamanan pangan, serta melayani lebih banyak penerima manfaat akan mendapatkan penilaian yang lebih baik dibanding dapur dengan kinerja rendah.

Pemerintah menilai sistem baru tersebut penting mengingat cakupan program MBG terus berkembang.

Dengan target jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia, diperlukan sistem evaluasi yang mampu mendorong peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.

Selain jumlah penerima manfaat, penentuan Kelas Dapur MBG juga akan mempertimbangkan sejumlah indikator lain.

Di antaranya kualitas makanan, standar keamanan pangan, ketepatan distribusi, manajemen operasional, hingga efektivitas penggunaan anggaran. 

Agustina menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang melakukan pemutakhiran data penerima manfaat.

Setelah data tersebut selesai diverifikasi, BGN akan melakukan penataan ulang terhadap dapur-dapur MBG yang ada di berbagai daerah.

"Bisa jadi karena di daerah sana ternyata hanya ada sekian penerima manfaat, kita akan gabungkan SPPG ini dengan SPPG ini dan seterusnya. Itu proses yang pasti akan mengikuti proses refocusing," ujar Agustina. 

Kebijakan Kelas Dapur MBG juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi anggaran negara.

Selama ini, dapur yang melayani 500 orang maupun 1.500 orang menerima insentif dengan nominal yang sama.

Pemerintah menilai pola tersebut berpotensi menimbulkan ketimpangan dan kurang mendorong peningkatan kinerja.

Karena itu, sistem klasifikasi A, B, dan C yang sedang disiapkan akan menjadi instrumen untuk memastikan setiap dapur mendapatkan insentif sesuai kontribusi dan kualitas layanan yang diberikan.

Informasi mengenai kategori Kelas Dapur MBG ini juga disebut akan menjadi bagian dari reformasi tata kelola program secara menyeluruh.

Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat pengawasan terhadap program MBG yang anggarannya terus meningkat setiap tahun.

Program ini menjadi salah satu prioritas nasional dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

BGN sebelumnya juga mengumumkan akan melakukan audit terhadap seluruh dapur MBG selama masa libur sekolah.

Audit tersebut mencakup evaluasi sumber daya manusia, sistem operasional, kualitas layanan, hingga validitas data penerima manfaat. Hasil audit nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam penerapan sistem Kelas Dapur MBG secara nasional. 

Pengamat kebijakan publik menilai pembagian Kelas Dapur MBG dapat menjadi solusi untuk meningkatkan akuntabilitas program.

Dengan adanya klasifikasi yang jelas, pemerintah dapat lebih mudah mengukur kinerja setiap dapur sekaligus memastikan anggaran digunakan secara efektif.

Selain itu, sistem kelas juga dapat menjadi insentif bagi pengelola dapur untuk terus meningkatkan standar pelayanan.

Dapur dengan kategori tertinggi akan memperoleh penghargaan dalam bentuk insentif yang lebih besar, sementara dapur dengan performa rendah akan didorong melakukan perbaikan.

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional5 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional5 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional5 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang7 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat7 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang8 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle9 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle9 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle10 jam lalu