Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cara Jual Uang Koin Kuno & Tempat Menjual Uang Kuno Terlengkap, Investasi Menjelang Lebaran

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|12:14 WIB
Bagikan:
Cara Jual Uang Koin Kuno & Tempat Menjual Uang Kuno Terlengkap, Investasi Menjelang Lebaran
Foto: Uang Kuno. (CNBC Indonesia)

PASUNDANEKSPRES.ID - Cara Jual Uang Koin Kuno. Sejak dahulu hingga kini, uang koin dan uang kertas uang kuno masih menjadi incaran para kolektor. Tak hanya bernilai sejarah, uang jadul juga menyimpan potensi investasi yang menjanjikan, terutama saat tren koleksi barang antik kembali naik.

Nilai uang kuno kerap melonjak karena faktor kelangkaan, usia edar, hingga nilai artistik yang dimilikinya. Tak heran, banyak pemilik uang jadul mulai melirik peluang menjual koleksi mereka untuk tambahan dana, terlebih menjelang kebutuhan Lebaran.

Cara Menjual Uang Kuno ke Bank, Bisa atau Tidak?

Bank memang kerap dianggap sebagai tempat paling aman untuk menjual uang kuno. Namun, perlu dipahami bahwa proses ini lebih tepat disebut penukaran, bukan jual beli.

Pada dasarnya, bank umum baik pemerintah maupun swasta tidak menerima uang kuno sebagai barang koleksi. Penukaran hanya bisa dilakukan melalui Bank Indonesia (BI) dan itupun dengan ketentuan tertentu.

Uang kuno yang dapat ditukar adalah uang yang secara resmi telah ditarik dari peredaran oleh BI. Tidak semua uang lama memenuhi kriteria ini. BI biasanya mengumumkan daftar tahun emisi uang yang masih bisa ditukarkan.

Sebagai contoh, pada 2018 lalu, BI sempat melayani penukaran uang terbitan 1998–1999 dengan uang edaran terbaru. Proses penukaran ini tidak dipungut biaya, cukup membawa identitas diri dan uang yang akan ditukar ke kantor perwakilan BI terdekat.

Dengan demikian, uang jadul memang bisa ditukar ke bank, asalkan memenuhi syarat dan tercatat dalam daftar BI.

Tempat Menjual Uang Kuno dengan Harga Menjanjikan

Karena penjualan ke bank cukup terbatas, pemilik uang kuno disarankan mencari alternatif lain untuk mendapatkan keuntungan maksimal.

1. Kolektor Uang Kuno

Menjual langsung ke kolektor menjadi opsi terbaik karena mereka memahami nilai historis dan kelangkaan uang kuno. Kolektor biasanya aktif di komunitas barang antik, forum online, atau grup media sosial.

Jika uang kuno yang ditawarkan sesuai dengan incaran mereka, harga jual bisa jauh lebih tinggi dibandingkan jalur lain. Namun, tetap waspada terhadap risiko penipuan.

2. Media Sosial

Platform seperti Instagram, Facebook, dan X dapat menjadi sarana efektif untuk menjual uang kuno. Unggah foto dengan kualitas tinggi, sertakan informasi lengkap mulai dari tahun terbit, kondisi fisik, hingga harga.

Gunakan tagar yang relevan agar mudah ditemukan oleh kolektor dan pecinta barang antik.

3. E-Commerce

Marketplace juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat menjual uang kuno. Pastikan mencantumkan detail penting seperti kondisi fisik, tahun edar, serta keunikan uang tersebut. Foto harus jelas agar menarik minat pembeli.

Menentukan harga kompetitif sesuai pasaran menjadi kunci agar cepat laku.

4. Pedagang Uang Kuno

Pedagang uang kuno umumnya memiliki jaringan pembeli tetap dan paham harga pasar. Meski penawarannya cenderung lebih rendah dibanding kolektor langsung, transaksi biasanya lebih cepat dan praktis.

5. Komunitas Penggemar Uang Kuno

Bergabung dengan komunitas kolektor uang kuno menjadi cara efektif untuk memperluas jaringan. Di sana, kamu bisa bertukar informasi, mengikuti diskusi, hingga melakukan transaksi jual beli secara langsung dengan sesama anggota.

Alternatif Investasi Aman Jelang Lebaran

Selain uang kuno, masyarakat juga mulai melirik investasi lain yang lebih stabil, salah satunya emas. Melalui Tabungan Emas di Pegadaian, masyarakat bisa mulai berinvestasi emas 24 karat dengan nominal terjangkau, bahkan mulai dari Rp10 ribuan.

Biaya pengelolaan rekening pun relatif ringan, sekitar Rp30.000 per tahun, dan bisa diakses melalui aplikasi Tring! by Pegadaian maupun kantor cabang terdekat.

Saldo emas yang terkumpul dapat dijual kembali, digadaikan, dikonversi menjadi emas fisik, hingga didepositokan sesuai kebutuhan.

Dengan riset yang tepat dan persiapan matang, menjual uang kuno bisa menjadi peluang cuan yang menarik. Terlebih, tren koleksi dan investasi alternatif diprediksi terus meningkat menjelang Lebaran

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline7 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat7 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta8 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle8 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang8 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta9 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta9 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang9 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang9 jam lalu