Catat! Ini Titik Rawan Macet di Jawa Barat selama Periode Mudik Lebaran 2026

PASUNDANEKSPRES.ID - Sejumlah titik rawan macet di Jawa Barat mulai dipetakan menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Lonjakan kendaraan diperkirakan terjadi di beberapa jalur utama yang menjadi penghubung antarwilayah di provinsi ini, terutama jalur arteri yang dilalui pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.
Setiap musim mudik, provinsi ini selalu menjadi lintasan penting bagi jutaan pemudik. Jalan arteri nasional, jalur pantura, hingga jalur selatan menjadi rute favorit perjalanan darat.
Kondisi tersebut membuat beberapa ruas jalan berpotensi mengalami kepadatan kendaraan, terutama di simpang besar, kawasan pasar, serta jalur wisata.
Dinas Perhubungan Jawa Barat bersama kepolisian telah memetakan sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
Berikut beberapa titik rawan macet di Jawa Barat yang diperkirakan mengalami kepadatan kendaraan saat mudik Lebaran 2026:
1. Simpang Jomin – Simpang Mutiara – Cikopo
Jalur ini menjadi pertemuan kendaraan dari ruas tol dan jalan arteri sehingga volume kendaraan biasanya meningkat signifikan ketika arus mudik berlangsung.
2. Jalur Ciawi – Cibadak – Sukabumi
Kawasan ini kerap mengalami perlambatan arus lalu lintas akibat aktivitas pasar, kendaraan berat, serta kendaraan lokal yang keluar masuk permukiman.
3. Ciawi – Simpang Gadog (Puncak, Bogor)
Jalur menuju kawasan wisata Puncak hampir selalu padat saat libur panjang. Kepadatan kendaraan sering terjadi karena tingginya mobilitas wisatawan dan pemudik.
4. Simpang Susun Cileunyi
Titik ini menjadi akses utama menuju wilayah timur Jawa Barat dan jalur selatan sehingga arus kendaraan kerap menumpuk pada periode mudik.
5. Nagreg
Jalur legendaris mudik di Jawa Barat ini masih menjadi salah satu titik yang berpotensi mengalami antrean panjang kendaraan.
6. Limbangan – Malangbong (Garut)
Kawasan ini memiliki aktivitas perdagangan dan permukiman yang cukup padat sehingga sering terjadi perlambatan arus kendaraan.
7. Tanjakan Gentong
Ruas jalan ini menghubungkan Tasikmalaya dan Garut. Kondisi jalan yang menanjak dan berkelok membuat kendaraan melaju lebih lambat saat arus kendaraan meningkat.
8. Pelumbon – Kadawung – Cirebon
Wilayah pantura ini juga diperkirakan mengalami kepadatan kendaraan akibat aktivitas perdagangan serta kendaraan logistik yang melintas.
Titik rawan macet di Jawa Barat tersebut akan menjadi fokus pengawasan petugas selama masa mudik Lebaran.
Beberapa langkah antisipasi telah disiapkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah dan pengaturan ganjil genap akan diterapkan di jalur tertentu apabila volume kendaraan meningkat.
"Selain itu, menyiapkan papan informasi tambahan apabila dilakukan pengalihan arus ke Tol Cisumdawu," kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, dikutip dari situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Penertiban parkir liar serta aktivitas pedagang di badan jalan juga akan dilakukan untuk mengurangi hambatan lalu lintas.
Selain itu, sejumlah putaran balik di jalur arteri akan dibatasi agar kendaraan tidak saling memotong arus yang dapat memicu kemacetan panjang.
Pemudik juga dapat memanfaatkan berbagai jalur alternatif di wilayah utara, tengah, hingga selatan Jawa Barat. Jalur tersebut diharapkan mampu membagi arus kendaraan sehingga tidak seluruhnya menumpuk di jalur utama.
Informasi mengenai titik rawan macet di Jawa Barat terus diperbarui menjelang puncak arus mudik.
(pm)
