Demo AMPB Jakarta Hari Ini: Cek Jam Aksi dan 4 Jalur Alternatif Hindari Kemacetan

PASUNDANEKSPRES.ID - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang berada di bawah koordinasi Supriono alias Botok berencana menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR RI, kawasan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8/2026).
Berdasarkan informasi yang beredar, aksi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB. Botok menyampaikan bahwa peserta aksi bukan hanya berasal dari masyarakat Pati, tetapi juga akan dihadiri masyarakat dari sejumlah wilayah di Indonesia.
“Dari seluruh Indonesia lah. Iya, ngabarin ke saya juga datang ke posko,” ujar Botok dikutip dari Tribunstyle.com.
Dalam aksi tersebut, AMPB membawa dua tuntutan utama kepada DPR RI. Pertama, meminta agar RUU Perampasan Aset segera disahkan. Kedua, mendorong penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi.
Botok mengatakan DPR sebelumnya telah menyampaikan target untuk mengesahkan RUU Perampasan Aset sebelum Desember 2026. Meski demikian, AMPB meminta agar komitmen tersebut diberikan dalam bentuk pernyataan tertulis.
“Kita minta surat pernyataan resmi secara tertulis biar kita tidak dibohongi lagi,” ujar Botok.
Ia menambahkan, tuntutan serupa sebelumnya telah disuarakan AMPB ketika menggelar aksi di depan DPRD Kabupaten Pati pada 13 Agustus 2026.
Jalur Alternatif Hindari Macet
Mengutip unggahan akun Instagram @haijakarta.id yang dikutip Tribun Style, warga yang hendak beraktivitas di sekitar lokasi demonstrasi diimbau mengantisipasi potensi kemacetan yang disebabkan oleh pergerakan massa.
Berikut empat pilihan jalur alternatif yang dapat dipertimbangkan masyarakat untuk beraktivitas pada hari ini:
1. Dari Arah Timur - Cawang/Tebet/Manggarai
Hindari: Jl. Gatot Subroto dan Jl. Rasuna Said.
Alternatif: Jl. MT Haryono – Jl. Saharjo – Pancoran – Jl. Ampera Raya – Blok M/Pondok Indah.
Sementara bagi pengendara yang menuju Slipi dari Semanggi dapat melewati Jl. Gerbang Pemuda – Jl. Asia Afrika – Jl. Patal Senayan – Jl. Patal Senayan Simprug – Jl. Layang Simprug.
2. Dari Arah Barat - Tangerang/Kebon Jeruk/Palmerah
Hindari: Jl. Gatot Subroto dan Jl. Jenderal Sudirman.
Alternatif: Jl. Arteri Pondok Indah – Jl. Metro Pondok Indah – bergerak ke arah selatan melewati kawasan Senayan – GBK/Semanggi.
3. Dari Arah Selatan - Hang Tuah/Blok M
Hindari: Ruas jalan yang mengarah ke Gatot Subroto.
Alternatif: Jl. Hang Lekir 1 – Jl. Asia Afrika – Jl. Pintu Satu Senayan – Jl. Jenderal Sudirman – Jl. K.H. Mas Mansyur – Jl. Penjernihan – Jl. Pejompongan Raya – Kupingan Jl. Jenderal Gatot Subroto.
Pilihan lainnya adalah melalui Jl. Jenderal Sudirman – Jl. K.H. Mas Mansyur – Jl. Penjernihan – Jl. Pejompongan Raya.
4. Dari Arah Utara - Ancol/Sunter/Kemayoran
Hindari: Jl. Gatot Subroto dan Jl. Asia Afrika.
Alternatif: Jl. Gunung Sahari – Jl. Mangga Dua – Jl. S. Parman – Slipi/Palmerah.
Warga Jakarta Klaim Tak Terganggu
Walaupun aksi demonstrasi diperkirakan berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas, sejumlah warga Jakarta mengaku tidak merasa terganggu. Dukungan berupa logistik dari masyarakat sipil juga disebut terus mengalir menjelang aksi, termasuk pada Rabu (26/8/2026).
Salah satu dukungan datang dari Bana, warga Jakarta yang mengaku membeli makanan dan minuman dengan dana pribadi untuk membantu peserta aksi dari Pati.
“Dari pribadi. Dari dana pribadi. Murni dari pribadi, enggak ada bantuan dari yang lain,” kata Bana.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi negara sekaligus penghormatan terhadap perjuangan masyarakat Pati.
Bana juga menyatakan tidak keberatan dengan rencana demonstrasi yang akan berlangsung.
“Untuk saya pribadi enggak terganggu dan karena ini bentuk perlawanan,” ujarnya.
AMPB Janji Demo Damai
Perwakilan tim advokasi AMPB, Ewaru, menegaskan bahwa kedatangan massa dari Pati ke Jakarta dimaksudkan untuk menyampaikan aspirasi, bukan menciptakan kericuhan.
Selain meminta pengesahan RUU Perampasan Aset, AMPB juga mendesak agar dugaan kasus korupsi yang melibatkan pejabat Pemerintah Kabupaten Pati dapat segera dituntaskan.
Botok turut meminta aparat keamanan segera mengambil tindakan apabila terjadi provokasi selama demonstrasi berlangsung.
“Saya berharap untuk aparat keamanan tegas ketika ada gejala-gejala provokasi untuk segera ditangkap dan diamankan,” katanya.
Dengan dukungan yang diklaim datang dari berbagai daerah serta adanya simpati dari sebagian warga Jakarta, AMPB dijadwalkan menggelar demonstrasi di depan kompleks DPR RI pada Kamis, 27 Agustus 2026.
